KUNINGAN – Pasca terpilih kembali sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Kuningan, H. Udin Kusnedi, S.E., M.Si., langsung menyusun langkah strategis. Prioritas utamanya adalah melakukan perombakan total struktur kepengurusan guna mewujudkan visi PAN sebagai partai modern dan terbuka.
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
- Karya Bakti Kodim Kuningan: Sinergi TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jalan Cimenga
- Comeback Gemilang di Lampung Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Kembali Puncak Klasemen
- Review Babak Pertama Persib vs Bhayangkara FC, Serangan Balik Mematikan The Guardian Bikin Maung Bandung Tertinggal 1-2
- Menagih Etos Kerja Pasca Pelantikan 4 JPT Pratama di Cadas Poleng
Dikonfirmasi usai Musda VI PAN Kuningan, Udin menegaskan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah restrukturisasi internal. Ia ingin memastikan mesin partai diisi oleh kader-kader yang memiliki jiwa pengabdian tinggi, mengingat aktivitas di partai politik adalah kerja sosial.
“Yang jelas di partai ini adalah kerja sosial, tidak ada kader yang digaji. Saya sangat mengapresiasi loyalitas para kader yang bertahan. Ke depan, kita akan jadikan PAN sebagai partai modern yang merangkul semua kalangan,” ujar Udin, Ahad (21/12/2025).
Udin menekankan bahwa PAN Kuningan di bawah kepemimpinannya akan bersifat inklusif. Ia membuka pintu selebar-lebarnya bagi berbagai elemen masyarakat untuk bergabung dan membesarkan partai tanpa memandang latar belakang.
”Kita akan rangkul semua, baik akademisi, pengusaha, tokoh masyarakat, hingga alim ulama. Apapun profesinya, kita ajak bergabung untuk membesarkan partai tanpa melihat ‘warna baju’ sebelumnya,” katanya.
Di sisi eksternal, Udin menegaskan posisi PAN sebagai partai pendukung pemerintah. Ia menginstruksikan seluruh jajaran partai untuk mengawal program-program strategis nasional, khususnya terkait ketahanan pangan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di tengah situasi ekonomi saat ini.
” Tugas partai politik adalah memberikan manfaat. Hari ini pemerintah sedang getol fokus pada ketahanan pangan. Ini fokus kita juga, mengawal seluruh program pemerintah agar terlaksana dengan baik di Kuningan,” jelas Udin.
Terkait target politik pada Pemilu mendatang, Udin tidak menampik ambisinya untuk mengembalikan kejayaan PAN. Ia memasang target realistis namun optimis, menyesuaikan dengan wacana perubahan daerah pemilihan (Dapil).
”Semua partai pasti ingin jadi pemenang. Kita akan berusaha semaksimal mungkin. Jika nanti skemanya menjadi 7 Dapil di Kuningan, target minimal kita adalah terisi satu kursi di setiap Dapil tersebut,” ujar Jiud, sapaannya. (Nars)

























