KUNINGAN – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kuningan yang digelar Kamis (29/1/2026) berakhir mulus. Dra. Hj. Tuti Rusilawati secara resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dekopinda Kuningan untuk masa bakti 2026-2031, menggantikan kepengurusan sebelumnya.
Terpilihnya Tuti menjadi angin segar bagi gerakan koperasi di Kota Kuda. Penetapan ini sekaligus menjawab teka-teki bursa ketua yang sempat diprediksi sepi peminat pasca mundurnya petahana.
- Pemadam Kebakaran Kuningan Belum Jadi Dinas Mandiri, Bupati Ungkap Kendala Anggaran
- Peringati Ulang Tahun Satpol PP, Damkar dan Satlinmas, Bupati Kuningan: Mereka Napas Keamanan Daerah
- Pamit Cari Rumput, Warga Ragawacana Kuningan Hilang Misterius, Pakaian dan Sajadah Ditemukan Tergelar di Tepi Sungai
- Punya Potensi Puluhan Ribu Anggota, Pengurus IKA STEMGA Kuningan Resmi Dilantik di Pendopo
- Akui Fasilitas Sekolah Belum Merata, Bupati Kuningan Sampaikan Pesan Ini di Hardiknas 2026
Hadir membuka dan menyaksikan proses demokrasi tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si, menyampaikan pesan menohok. Ia meminta momentum Musda ini tidak hanya sekadar seremonial pergantian tampuk pimpinan, melainkan menjadi titik balik rekonsiliasi gerakan koperasi yang sempat terpolarisasi.
“Koperasi adalah soko guru perekonomian yang berasaskan kekeluargaan. Saya mendorong kepengurusan baru di bawah Bu Tuti untuk melakukan rekonsiliasi. Rangkul semua elemen, hilangkan sekat-sekat perbedaan, dan fokus pada satu tujuan: memajukan ekonomi kerakyatan,” tegas Bupati Dian dalam sambutannya.
Dian berharap, di bawah kepemimpinan baru, Dekopinda bisa lebih adaptif terhadap tantangan ekonomi digital dan tidak terjebak pada dinamika konflik internal yang kontraproduktif.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Dra. Hj. Tuti Rusilawati menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah besar tersebut. Ia menyambut baik tantangan Bupati untuk mewujudkan rekonsiliasi dan soliditas organisasi.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, ini amanah yang berat namun harus dijalankan. Sesuai arahan Pak Bupati, fokus utama kami adalah menyatukan kembali visi gerakan koperasi di Kuningan. Kami akan ‘berlari’ mengejar ketertinggalan dengan program-program yang pro-anggota dan modernisasi manajemen koperasi,” ujar Tuti.
Musda yang berlangsung di Aula Setda Kabupaten Kuningan ini dihadiri oleh perwakilan gerakan koperasi se-Kabupaten Kuningan, unsur Forkopimda, serta tokoh-tokoh ekonomi daerah.
Suasana yang sempat diprediksi “senyap” justru berakhir cair dengan semangat kebersamaan yang kuat untuk lima tahun ke depan. (Nars)























