KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bergerak cepat merespons musibah rumah roboh yang menimpa Bu Idah, seorang warga di Gg. Siaga VI, Kelurahan Purwawinangun, Kecamatan Kuningan.
Rumah sederhana tersebut dilaporkan ambruk pada Kamis (22/1/2026) sore.
- Soroti Ketimpangan Inklusi, DPR RI dan OJK Siapkan Mahasiswa Uniku Jadi Penggerak Ekonomi & UMKM
- Waspada Kejahatan Digital, Kepala OJK Cirebon Ingatkan Mahasiswa Kuningan Jaga Data Pribadi dan Melek Finansial
- Kick Off Bulan Literasi Keuangan OJK di Uniku, Bupati Ungkap Fakta Darurat Judol dan Pinjol di Kuningan Timur
- Tiga Hari Pencarian Nihil, Tim SAR Hentikan Sementara Susur Sungai dalam Kasus Hilangnya Parmo di Kuningan
- Borneo FC Mengintai Puncak Klasemen dengan Tabungan Laga, Misi Balas Dendam untuk Persita Digelar Malam Ini
Insiden ini terjadi akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dan tidak lagi kuat menahan beban. Struktur rumah dinilai sudah membahayakan keselamatan penghuni, terlebih saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Menyikapi hal ini, Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah diperintahkan untuk segera menghitung kebutuhan material guna mempercepat proses pembangunan kembali.
”Saya kemarin sudah memerintahkan BPBD untuk secepatnya (menangani) karena memang prihatin. Jadi Bu Idah itu mengungsi ke rumah sebelah, rumah putranya kalau tidak salah,” ujar Dian Rachmat Yanuar dalam keterangannya Kamis (29/1) sore.
Menurut Dian, kondisi fisik rumah korban memang sudah sangat mengkhawatirkan karena termakan usia. “Rumahnya memang sudah tua, sudah keropos, dan akhirnya ambruk,” jelas Dian.
Bupati menjelaskan, skema bantuan yang akan digunakan adalah dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Proses asesmen material ditargetkan rampung minggu ini sehingga bantuan bisa segera didistribusikan ke lokasi.
“Kita menggunakan skema dari BTT. Mungkin dihitung dulu material minggu ini. Kita drop, nanti dengan kelurahan dan pemerintah setempat kita coba bangun seperti sedia kala,” tambahnya. (Nars)


















