KUNINGAN – Kehadiran tamu tak diundang kembali membuat panik warga. Seekor ular Sawo Kopi kedapatan menyusup ke dalam sebuah rumah di kawasan Jalan Anggrek Raya RT 23/04, Kelurahan Ciporang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, pada Senin (16/3/2026) pagi.


Penemuan reptil tersebut pertama kali disadari oleh penghuni rumah, Nadya (25), sekitar pukul 07.45 WIB. Saat itu, ia dibuat terkejut saat melihat seekor ular berukuran sekitar 30 sentimeter tiba-tiba merayap keluar dari balik rak sepatu dan masuk bersembunyi ke belakang lemari hias (bupet).
- Lawan Fluktuasi Harga Pasar, Emak-Emak Kuningan Sulap Pekarangan Jadi ‘Supermarket’ Hidup
- Kalahkan Kota Bandung, Promosi Digital Disporapar Kuningan Sabet Predikat Terbaik se-Jabar di SWJ Award
- Bupati Mangkir Temui Massa, HMI Kuningan Ancam Kepung Pemda dalam Aksi Jilid Dua
- Survei Poltracking Tempatkan Elektabilitas PKB di Posisi Keempat Nasional, DPC Kuningan Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
Merasa terancam dan khawatir akan keselamatan penghuni rumah, Nadya pun bergegas menghubungi call center UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, membenarkan adanya insiden tersebut. Pihaknya langsung merespons cepat aduan warga yang masuk pada pukul 07.55 WIB itu dengan menerjunkan personel ahli.
“Begitu menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tiga anggota piket dari Regu 1 pada pukul 08.00 WIB. Jarak respons (*response time*) kami sangat singkat, petugas sudah tiba di lokasi dalam waktu lima menit,” ujar Andri Arga Kusumah saat dikonfirmasi.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penyisiran. Namun, proses penangkapan sempat mengalami sedikit kendala. Posisi ular yang melingkar di belakang sebuah lemari hias berukuran besar memaksa petugas harus bekerja ekstra.
“Hambatannya ada pada posisi ular yang bersembunyi di belakang bupet yang cukup besar. Anggota kami harus sedikit kesulitan dan ekstra hati-hati saat menggeser lemari tersebut dalam proses pencarian dan penangkapan,” jelas Andri.
Berkat kesigapan dan pengalaman tim di lapangan, ular Sawo Kopi tersebut akhirnya berhasil diamankan ke dalam karung hanya dalam waktu kurang lebih 15 menit. Tepat pukul 08.20 WIB, operasi penyelamatan dan evakuasi dinyatakan selesai tanpa adanya korban jiwa maupun kerugian material.
Andri menegaskan bahwa tindakan evakuasi cepat ini sangat krusial. Pasalnya, jika dibiarkan, keberadaan ular liar di dalam area tempat tinggal sangat berpotensi membahayakan keselamatan penghuni rumah.
Di akhir keterangannya, ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, terutama di area yang berpotensi menjadi tempat persembunyian hewan melata.
“Kami selalu siap siaga melayani masyarakat. Jangan ragu untuk segera menghubungi call center Damkar Kuningan jika menemukan ular atau hewan berbahaya lainnya di lingkungan tempat tinggal. Jangan menangani sendiri jika tidak memiliki keahlian khusus,” pungkas Andri. (Nars)
























