JAKARTA – Kabar gembira bagi para pencari kerja di seluruh penjuru Tanah Air! Pemerintah bersiap membuka peluang emas berupa lowongan kerja (loker) besar-besaran untuk posisi SPPI Kopdes Merah Putih (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).
Tak tanggung-tanggung, Kementerian Pertahanan (Kemhan) berencana merekrut hingga 30.000 orang untuk mengisi posisi strategis ini.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Perekrutan SPPI Kopdes Merah Putih dipastikan menjadi angin segar karena formasinya dibuka secara luas untuk masyarakat umum. Kesempatan langka ini dapat dilamar oleh para lulusan Sarjana (S1) maupun Magister (S2) dari semua program studi atau jurusan tanpa terkecuali.
Langkah masif untuk memajukan ekonomi kerakyatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, menegaskan bahwa kehadiran SDM yang mumpuni merupakan kunci utama agar program prioritas Presiden Prabowo ini bisa berjalan sukses di lapangan.
“Pembentukan koperasi ini perlu diiringi dengan pembinaan dan pendampingan dari aspek kelembagaan, usaha, dan penguatan SDM agar operasionalisasinya sukses. Kami sangat menyambut baik rapat koordinasi pendidikan ini sebagai bagian dari upaya menyukseskan program prioritas Bapak Presiden,” ungkap Wamen Purwadi dalam rapat di Kantor Kemhan, Kamis (12/3/2026).
Nantinya, ribuan pelamar yang berhasil lolos seleksi SPPI Kopdes Merah Putih tidak akan langsung dilepas begitu saja ke lapangan. Mereka akan dibekali pendidikan dan pelatihan khusus pengelola koperasi yang dijadwalkan mulai bergulir pada bulan Juni 2026 mendatang.
Hingga saat ini, pemerintah terus mematangkan regulasi dan persiapan teknis pendaftaran. Pihak Kemhan menyebutkan bahwa rancangan pelaksanaannya masih berada dalam tahap koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Menariknya, selain membuka 30.000 kuota jalur umum untuk SPPI Kopdes Merah Putih, pemerintah juga akan memperkuat fondasi kelembagaan koperasi melalui pelibatan aparatur negara.
Kementerian PANRB bahkan telah menyiapkan payung hukum berupa Keputusan Menteri PANRB No. 1227/2025 yang mengatur skenario penugasan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ASN instansi daerah untuk turut membantu ekosistem koperasi ini.
Bagi kalian yang ingin berkarier sekaligus berkontribusi membangun kemandirian ekonomi desa melalui asas gotong royong, siapkan dokumen dan kualifikasi kalian dari sekarang. Jangan sampai terlewat kesempatan untuk menjadi bagian dari loker SPPI Kopdes Merah Putih! (Nars)


























