KUNINGAN – Suasana khidmat pelantikan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kuningan, mendadak berubah menjadi panggung hiburan yang meriah, Selasa (16/12/2025). Kegembiraan tak terbendung sesaat setelah ribuan pegawai tersebut resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dari Bupati Kuningan.
Ribuan PPPK Paruh Waktu yang baru saja dilantik tersebut merayakan status baru mereka dengan cara yang unik. Diiringi dentuman musik viral “Tabola Bale”, mereka larut dalam aksi joget massal.
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
- Limpasan Sampah Eceng Gondok Waduk Darma Cemari Sungai Cisanggarung, Warga Kadugede Protes
- Jelang Hari Kartini, Legislator Perempuan PKS Ungkap Makna Rahim di Balik Kekuatan Perempuan
- Incar Tiket Nasional, Ratusan Pelajar Bersaing Jadi Bibit Unggul Pencak Silat Kuningan
Pemandangan menarik terlihat saat ribuan pegawai—yang didominasi kaum hawa—kompak mengenakan seragam batik Korpri model terbaru dipadu celana hitam. Seolah melupakan rasa lelah usai prosesi upacara, mereka asyik melenggak-lenggokkan badan, mengangkat tangan, dan berputar mengikuti irama lagu yang tengah hits tersebut.
Suasana semakin riuh dan pecah ketika petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan turut ambil bagian dengan menyemprotkan air ke arah kerumunan. Guyuran “hujan buatan” ini justru semakin membakar semangat para pegawai untuk terus bergoyang di bawah terik matahari.
Salah seorang pegawai PPPK Paruh Waktu yang ikut dalam aksi tersebut mengungkapkan, joget bersama ini merupakan spontanitas belaka. Menurutnya, ini adalah bentuk luapan emosi dan rasa syukur yang memuncak setelah sekian lama menanti kepastian nasib.
”Ini cuma hiburan, Kang. Luapan rasa gembira kami. Bayangkan, ada yang sudah menanti momen ini lebih dari 20 tahun. Akhirnya kami diakui negara secara resmi,” ujar pegawai yang enggan disebutkan namanya tersebut dengan wajah sumringah.
Bagi mereka, SK Pengangkatan ini adalah “kado manis” atas pengabdian panjang melayani masyarakat, meski selama ini mereka bertahan dengan upah yang terbilang minim. Status sebagai ASN PPPK, walaupun paruh waktu, memberikan kepastian hukum yang selama ini mereka idamkan.
Video aksi joget massal para abdi negara ini pun dengan cepat menyebar dan viral di berbagai platform media sosial. Warganet Kuningan memberikan beragam respons, mayoritas turut merasakan kebahagiaan para pegawai yang akhirnya mendapatkan status kepegawaian yang jelas. (Nars)
























