KUNINGAN – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kuningan, Elon Carlan, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pendidik. Di hari pertama masuk sekolah pasca-libur Lebaran yang jatuh pada hari ini, Senin (30/3/2026), tidak boleh ada satupun guru, kepala sekolah, maupun staf tata usaha (TU) yang mangkir dari tugas.
Guna memastikan instruksi ini berjalan, Elon menginstruksikan para pengawas di semua jenjang pendidikan untuk turun gunung melakukan pemantauan langsung ke lapangan.
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
- Limpasan Sampah Eceng Gondok Waduk Darma Cemari Sungai Cisanggarung, Warga Kadugede Protes
- Jelang Hari Kartini, Legislator Perempuan PKS Ungkap Makna Rahim di Balik Kekuatan Perempuan
- Incar Tiket Nasional, Ratusan Pelajar Bersaing Jadi Bibit Unggul Pencak Silat Kuningan
Langkah ini diambil untuk menjamin kedisiplinan tetap terjaga setelah masa libur panjang berakhir.
“Dimohon kepada para kepala sekolah, dewan guru, staf TU, di hari pertama masuk sekolah ini dipastikan tidak ada yang mangkir, tidak ada yang bolos. Untuk itu, kepada para pengawas semua jenjang agar melakukan monitoring.di mana dipastikan tidak ada lagi yang tidak disiplin,” tegas Elon Carlan.
Selain menyoroti kedisiplinan tenaga pendidik, Elon juga menitipkan pesan khusus kepada para orang tua atau wali murid, mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP di lingkup Disdikbud Kuningan.
Ia mengimbau agar para orang tua memastikan anak-anak mereka kembali bersemangat menjalani rutinitas belajar.
Pihak sekolah pun dituntut untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana. Lingkungan sekolah harus dipersiapkan senyaman mungkin agar mampu menghadirkan kebahagiaan dan keceriaan bagi peserta didik di hari pertama mereka kembali ke kelas.
“Pastikan anak-anak tercintanya siap untuk melakukan kebiasaan sehari-hari lagi. Belajar dengan semangat, belajar dengan penuh sukacita,” imbuhnya.
Lebih jauh, Elon berharap momentum kembali ke sekolah ini tidak sekadar rutinitas, melainkan menjadi lembaran baru bagi pembentukan karakter siswa setelah sebulan penuh digembleng di bulan suci Ramadan.
“Mudah-mudahan hari pertama sekolah ini menjadi semangat baru setelah melewati Hari Raya Idulfitri dan ibadah puasa. Bagi anak-anak sekalian, momen ini diharapkan dapat mengimplementasikan nilai-nilai dari proses ibadah saumnya di sekolah,” ungkapnya. (Nars)
























