BANDUNG — Misi Persib Bandung untuk mengamankan takhta klasemen dan menjauh dari kejaran rival terdekatnya berjalan sukses. Skuad Maung Bandung berhasil meraup tiga poin penuh usai menundukkan perlawanan alot PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0 pada laga pekan ke-31 Indonesia Super League (ISL) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026).
Kemenangan krusial ini membuat Pangeran Biru kini mengoleksi 72 poin dari 31 pertandingan (22 menang, 6 seri, 3 kalah). Tambahan tiga angka tersebut otomatis membuat Persib meninggalkan Borneo FC yang kini tertahan di posisi kedua dengan 69 poin.
- Djoni Toat Muljadi Kembali Pimpin FOBI Jabar, Fokus Bidik Kesuksesan Porprov XV 2026
- Persib Bandung Raih 3 Poin Atas PSIM, Tinggalkan Borneo FC di Puncak Klasemen
- Gol Kilat Matricardi Bawa Persib Ungguli PSIM 1-0 di Paruh Pertama, Asa Maung Bandung Pertahankan Takhta Puncak
- Pemadam Kebakaran Kuningan Belum Jadi Dinas Mandiri, Bupati Ungkap Kendala Anggaran
- Peringati Ulang Tahun Satpol PP, Damkar dan Satlinmas, Bupati Kuningan: Mereka Napas Keamanan Daerah
Kondisi ini memberikan tekanan psikologis bagi Borneo FC yang baru akan melakoni laga pekan ke-31 melawan Persita pada Selasa besok.Tampil di hadapan publik sendiri, Persib langsung tancap gas sejak peluit kick-off dibunyikan oleh wasit Yudai Yamamoto.
Laga baru berjalan dua menit, gawang PSIM sudah kebobolan. Umpan terukur dari Thom Haye berhasil diselesaikan dengan eksekusi klinis oleh Patricio Matricardi, mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.Gol kilat tersebut membuat intensitas serangan Persib semakin menjadi-jadi.
Trisula lini depan yang dimotori Ramon Tanque dan Beckham Putra terus membombardir pertahanan Laskar Mataram. Namun, kiper PSIM, Cahya Supriadi, tampil cemerlang di bawah mistar gawang. Ia berkali-kali sukses mematahkan peluang emas tuan rumah, termasuk menepis ancaman bola udara dan memblokir tembakan jarak dekat Beckham Putra di dalam kotak penalti pada menit ke-29.
Tensi pertandingan yang tinggi turut membuahkan hujan kartu. Pulga Viral dari PSIM diganjar kartu kuning pada menit ke-17 akibat melanggar Thom Haye. Di pengujung babak pertama, giliran pemain Persib Luciano Guaycochea yang menerima kartu kuning, memicu gelombang protes dari skuad Pangeran Biru sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan semakin keras dan sarat emosi. Laga bahkan sempat dihentikan sementara pada menit ke-55 akibat riuhnya sorakan dari tribun Bobotoh yang membuat situasi kurang kondusif.
Kapten Persib, Marc Klok, bersama wasit Yudai Yamamoto harus turun tangan menenangkan para suporter agar pertandingan dapat dilanjutkan.
Sadar tertinggal, PSIM mencoba keluar menyerang dan menyegarkan skuad. Savio Sheva ditarik keluar digantikan Ghulam Fatkur. Persib merespons dengan memasukkan Andrew Jung untuk menggantikan Ramon Tanque.
Tim tamu nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-69 melalui tendangan bebas Ze Valente, namun bola masih melambung di atas gawang Teja Paku Alam.
Menjelang akhir pertandingan, adu fisik semakin tak terhindarkan. Ghulam Fatkur terkena kartu kuning pada menit ke-76 karena menarik jersi Andrew Jung.
Demi mempertahankan tempo dan keunggulan, Persib melakukan rotasi besar dengan memasukkan Eliano Reijnders, Saddil Ramdani, Marc Klok, dan Julio Cesar di sisa waktu normal.
Pada enam menit tambahan waktu, kedua kesebelasan bermain lebih pragmatis dengan skema sapu bersih dari area pertahanan masing-masing. Skor 1-0 pun bertahan hingga laga usai.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Borneo FC yang kini harus bekerja ekstra keras jika tidak ingin tertinggal lebih jauh dalam perburuan gelar juara ISL. Sementara bagi PSIM Yogyakarta, kegagalan mencuri poin di GBLA membuat mereka masih harus tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan torehan 39 poin. (Nars)




























