

KUNINGAN – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar 13 dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., menggelar program “Sapa Warga Berbasis Budaya” di alun-alun Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Ahad (28/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.


Dalam sambutannya, Hj. Ika Siti Rahmatika menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen nyata sebagai wakil rakyat untuk terus mendengarkan dan hadir di tengah masyarakat.
- Kuningan Simpan Segudang Bakat Sepak Bola Putri, Akademi Persib dan Askab PSSI Kuatkan Sinergi Pembinaan
- Semarakkan Malam Kemerdekaan, Sekretariat DPRD Kuningan Antusias Ikuti Pawai Taptu
- Babinsa Luragung dan Warga Cileuya Kompak Sulap Jalan Gang Lebih Asri
- Video Jedag Jedug Anies Baswedan Viral, Netizen Malah Desak Jadi Presiden
- Target Padam Jelang Kemerdekaan, Kapan Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Berakhir?
Ia menyebutkan bahwa tugas dan fungsinya di DPRD Provinsi Jawa Barat mencakup fungsi budgeting, legislasi, dan pengawasan, yang semuanya bermuara pada kesejahteraan warga.
“Program Sapa Warga ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan pemerintahan desa. Kami berencana memfasilitasi kegiatan seperti ini secara rutin setiap tiga bulan sekali,” ujar Hj. Ika di hadapan warga dan tokoh masyarakat setempat.
Momen Sapa Warga ini juga dirangkaikan dengan peringatan Bulan Bung Karno, yang diisi dengan senam bersama dan kegiatan kegotongroyongan. Menurut Hj. Ika, pendekatan kebudayaan dipilih karena budaya bukan sekadar warisan leluhur, melainkan pondasi pembentukan karakter dan modal sosial masyarakat untuk bersatu membangun desa.
Camat Garawangi, Maryanto yang turut hadir dalam acara tersebut mengapresiasi penuh inisiatif Anggota DPRD Jabar tersebut. Ia mendorong para kepala desa di wilayahnya untuk proaktif merespons peluang pembangunan ini dengan menguasai Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Kehadiran Bunda Ika menjadi wasilah bagi kita untuk memecahkan persoalan masyarakat melalui program-program yang akan digulirkan lewat APBD Provinsi maupun dana aspirasi. Mari kita manfaatkan peluang ini, khususnya di bidang pertanian, UMKM, dan ketahanan pangan,” ujar Camat Garawangi. (Nars)



