

KUNINGAN – Sebuah mobil Honda Jazz berwarna hitam terperosok ke lahan milik warga di Dusun Kliwon, Desa Jambar, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Ahad (29/12/2024).
Mobil yang dikemudikan oleh SW (29), warga Kecamatan Darma, tersebut masuk ke lahan sedalam 1,5 meter setelah gagal menanjak.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan langsung dari pengemudi yang datang ke kantor Damkar untuk meminta bantuan.
- Hapus Stigma Sosial, Lapas Kuningan Sulap Warga Binaan dan Mantan Napi Jadi Insan Siap Kerja Lewat ‘Wangun Mandiri Farm’
- Krisis Air Bersih Masih Melanda, Karangkancana Kembali Diguyur Bantuan 5.000 Liter dari BPBD Kuningan
- HMI FE Uniku Jadikan Maulid Nabi 1448 H Momentum Penguatan Karakter Mahasiswa
- Mengintip Rincian Biaya Produksi Petani Kuningan Saat Kemarau: Ongkos Air dan Perawatan Melonjak Tajam
- Soal Polemik Sanksi RS Permata, Frontal Desak Inspektorat Turun Tangan
“Setelah menerima laporan sekitar pukul 11.45 WIB, kami segera menurunkan lima anggota regu piket dan satu unit kendaraan operasional untuk mengevakuasi mobil tersebut,” jelas Andri.
Proses evakuasi dimulai pukul 12.30 WIB dan selesai sekitar pukul 14.30 WIB. “Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini,” tambahnya.


Menurut keterangan SW, mobil yang ia kendarai melaju dari arah timur menuju barat dan hendak berbelok ke kanan. Namun, kendaraan tersebut tidak kuat menanjak, dan ia tidak sempat menginjak rem sehingga mobil mundur hingga terperosok ke lahan milik Supena, warga setempat.
Saat kejadian, mobil tersebut membawa tujuh anggota keluarga Seli.
Selain tim Damkar, proses evakuasi juga melibatkan dua anggota Polsek Kadugede, Kepala Desa Jambar, serta warga sekitar yang turut membantu.
- Hapus Stigma Sosial, Lapas Kuningan Sulap Warga Binaan dan Mantan Napi Jadi Insan Siap Kerja Lewat ‘Wangun Mandiri Farm’
- Krisis Air Bersih Masih Melanda, Karangkancana Kembali Diguyur Bantuan 5.000 Liter dari BPBD Kuningan
- HMI FE Uniku Jadikan Maulid Nabi 1448 H Momentum Penguatan Karakter Mahasiswa
- Mengintip Rincian Biaya Produksi Petani Kuningan Saat Kemarau: Ongkos Air dan Perawatan Melonjak Tajam
- Soal Polemik Sanksi RS Permata, Frontal Desak Inspektorat Turun Tangan
“Kami sangat mengapresiasi kerjasama dari semua pihak yang membantu proses evakuasi. Ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kuat di masyarakat kita,” ujar Andri.


Andri juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jalanan yang memiliki medan menanjak.
“Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan selalu waspada, terutama saat membawa penumpang dalam jumlah banyak,” pungkasnya. (Nars)



