KUNINGAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuningan resmi menetapkan pasangan Dian Rahmat Yanuar dan Tuti Andriani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan terpilih dalam Pilkada 2024. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar di Grand Cordela Hotel Kuningan, Kamis (9/1/2025).
Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Kuningan, Asep Budi Hartono, dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait, seperti Forkopimda, Komisioner Bawaslu, Desk Pilkada Kuningan, Asisten Daerah I, perwakilan DPRD Kuningan, kepala dinas, serta seluruh anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Kuningan.
- Fraksi Persatuan Demokrat Tanggapi WTP BPK: Laksana “Water Treatment Plan”
- Pasca Kuningan Raih WTP dari BPK, Fraksi Gerindra Dorong Pembenahan Tata Kelola Keuangan
- WTP Kuningan, Fraksi Golkar Puji Kinerja Apik Pemkab: Setahun Kerja Positif Kabinet Dian – Tuti
- Juara Grup BB! Tahan Imbang Unaaha FC, Pesik Kuningan Segel Tiket Perempat Final Liga 4 Piala Presiden
- “Hidden Gem” Kuliner Kuningan: Bersembunyi dari Keramaian, Kuah Khas Baso Aci Ambu Bayuning Bikin Ketagihan!
Dalam kesempatan tersebut, Asep Budi Hartono membacakan berita acara penetapan berdasarkan rekapitulasi hasil perhitungan suara Pilkada 2024.
“Berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku, KPU Kabupaten Kuningan telah melaksanakan rapat pleno terbuka untuk menetapkan pasangan calon terpilih hasil Pilkada 2024. Penetapan ini dilakukan sesuai hasil rekapitulasi perolehan suara,” ungkap Asep.


Pasangan Dian Rahmat Yanuar dan Tuti Andriani yang maju dengan nomor urut 1 berhasil meraih suara terbanyak, yakni 211.961 suara atau 38,24 persen dari total suara sah.
“Dengan ini, KPU Kabupaten Kuningan menetapkan pasangan tersebut sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kuningan terpilih untuk periode mendatang,” tambahnya.
Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian tahapan Pilkada 2024 di Kabupaten Kuningan. “Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses Pilkada ini, mulai dari penyelenggara, peserta, hingga masyarakat yang menggunakan hak pilihnya,” pungkas Asep.
Acara rapat pleno diakhiri dengan penandatanganan dan penyerahan berita acara penetapan kepada pasangan terpilih. (NARS)













