

KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Polres Kuningan melakukan penanaman jagung secara simbolis di atas lahan seluas 4 hektar di Desa Mulyajaya, Kecamatan Cimahi, pada Selasa (21/1/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan awal terhadap program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produksi pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki potensi lahan pertanian yang subur, sehingga inisiatif seperti ini sangat relevan untuk mendorong produksi pangan lokal.
- Kebakaran Rumah Makan Ali Action di Taman Kota Kuningan Padam Cepat karena Kesigapan Petugas
- Tiga Macan Tutul Terekam Kamera Trap di Ciremai, Bagaimana Nasib Slamet Ramadhan?
- Cegah Karhutla Meluas, BTNGC Terbangkan Drone Tiap Jam dan Tutup Jalur Pendakian Ciremai
- Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Gagas Program Edukasi Interaktif Pelajar di Kuningan
- Siapkan Generasi Emas 2045, Bakesbangpol Jabar Tanamkan Karakter ‘Ngabela Nagara’ pada Pemuda Kuningan
“Melalui program ini, kami optimistis dapat berkontribusi signifikan terhadap target nasional. Jagung, sebagai salah satu komoditas strategis, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan diversifikasi konsumsi masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/1/2025).
Wahyu menjelaskan, jagung telah ditetapkan pemerintah sebagai komoditas strategis karena perannya sebagai sumber karbohidrat alternatif sekaligus bahan baku pakan ternak dan industri pangan. “Diversifikasi pangan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada beras. Jagung adalah salah satu alternatif utama yang dapat membantu meringankan tekanan terhadap produksi beras,” ungkapnya.


Selain itu, ia mengungkapkan, jagung adalah bahan pangan yang adaptif terhadap berbagai kondisi tanah dan iklim, termasuk lahan kering. Dengan masa tanam yang relatif singkat dan produktivitas tinggi, komoditas ini dianggap mampu menopang kebutuhan domestik serta industri agribisnis.
“Jagung juga merupakan bahan baku utama untuk pakan ternak. Jika produksi jagung stabil, harga pakan ternak dapat terkendali sehingga inflasi bisa ditekan. Ini menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan melalui penguatan sektor pertanian. (NARS)



