
KUNINGAN – Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Polres Kuningan melakukan penanaman jagung secara simbolis di atas lahan seluas 4 hektar di Desa Mulyajaya, Kecamatan Cimahi, pada Selasa (21/1/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan awal terhadap program pemerintah pusat dalam upaya meningkatkan produksi pangan nasional.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan bahwa Kabupaten Kuningan memiliki potensi lahan pertanian yang subur, sehingga inisiatif seperti ini sangat relevan untuk mendorong produksi pangan lokal.
- Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Dua Kecamatan di Kuningan, BPBD Lakukan Asesmen Dampak
- 8 Wartawan Balon Ketua Mengemuka Jelang Akhir Masa Jabatan PWI Kuningan, Siapa Saja?
- DPC PPP Kabupaten Kuningan Sikapi Hasil Rakornas dengan Arif, Pastikan Soliditas Kader di Akar Rumput Tetap Terjaga
- Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Gantina Dorong Warga Cirebon Maksimalkan Beasiswa UIN Siber Syekh Nurjati
- Pohon Ikonik di Jalan Siliwangi Kuningan Tercoreng Tumpukan Sampah Liar, Warga Minta Pemda Bertindak
“Melalui program ini, kami optimistis dapat berkontribusi signifikan terhadap target nasional. Jagung, sebagai salah satu komoditas strategis, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan diversifikasi konsumsi masyarakat,” ujarnya, Rabu (22/1/2025).
Wahyu menjelaskan, jagung telah ditetapkan pemerintah sebagai komoditas strategis karena perannya sebagai sumber karbohidrat alternatif sekaligus bahan baku pakan ternak dan industri pangan. “Diversifikasi pangan sangat penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat pada beras. Jagung adalah salah satu alternatif utama yang dapat membantu meringankan tekanan terhadap produksi beras,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengungkapkan, jagung adalah bahan pangan yang adaptif terhadap berbagai kondisi tanah dan iklim, termasuk lahan kering. Dengan masa tanam yang relatif singkat dan produktivitas tinggi, komoditas ini dianggap mampu menopang kebutuhan domestik serta industri agribisnis.
“Jagung juga merupakan bahan baku utama untuk pakan ternak. Jika produksi jagung stabil, harga pakan ternak dapat terkendali sehingga inflasi bisa ditekan. Ini menjadi salah satu pilar utama dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Kegiatan penanaman jagung ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan lokal, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan melalui penguatan sektor pertanian. (NARS)
