KUNINGAN – Sebuah pohon asem berukuran raksasa setinggi 30 meter dengan diameter 1,5 meter tumbang di pinggir Jalan Nasional Kuningan-Cirebon pada Rabu (22/1/2025) tengah malam. Peristiwa ini menyebabkan jalur nasional tersebut tertutup total dari dua arah, sehingga belasan kendaraan besar terjebak hingga 9 jam.
Kendaraan kecil dialihkan ke jalur alternatif untuk menghindari kemacetan panjang. Pohon yang tumbang akibat curah hujan tinggi ini juga menimpa bangunan usaha pencucian mobil milik warga setempat, mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan tersebut.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Petugas dari Unit Pelaksana Teknis Pemadam Kebakaran (UPT Damkar) Kuningan langsung dikerahkan ke lokasi untuk menangani pohon tumbang ini.
Proses evakuasi melibatkan pemotongan cabang dan batang pohon, yang berlangsung selama 9 jam hingga Kamis pagi (23/1/2025). Penanganan ini dibantu oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, aparat TNI-Polri, dan warga setempat.


Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan evakuasi berjalan cukup lama mengingat ukuran pohon yang sangat besar. “Proses pemotongan membutuhkan waktu karena batang pohon yang melintang cukup besar dan menghalangi seluruh badan jalan,” jelas Andri.
Sementara, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menyebutkan pihaknya juga langsung menerjunkan petugas ke lokasi pohon tumbang. BPBD Kabupaten Kuningan memprioritaskan penanganan pohon tumbang ini agar lalu lintas di jalur nasional tersebut bisa segera normal.
“Alhamdulillah tadi lalu lintas sudah normal kembali sekira pukul 09:00 WIB,” ujarnya.
Setelah 9 jam, petugas akhirnya berhasil membersihkan material pohon yang tumbang. Lalu lintas di Jalan Nasional Kuningan-Cirebon kembali normal sekitar pukul 09.00 WIB. Indra Bayu Permana, mengungkapkan kerugian akibat bencana ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (Nars)
























