Cirebon Raya Ekonomi Bisnis Finansial Pemerintahan

Jurus PNM Cirebon Bikin Ratusan Emak-Emak UMKM Naik Kelas dan Kebal Pinjol Ilegal

CIREBON – Sebanyak 250 perempuan pengusaha ultra mikro di Cirebon kini memiliki amunisi baru untuk naik kelas sekaligus membentengi diri dari jeratan pinjaman online ilegal. Ratusan nasabah Permodalan Nasional Madani atau PNM ini digembleng agar melek finansial digital melalui ajang PKU Akbar 2026.

Acara yang dihelat di Gedung Gratia Kota Cirebon pada Selasa 28 April 2026 ini mendobrak gaya pelatihan bisnis konvensional yang terkesan kaku. Para peserta yang didominasi kaum ibu dari kelompok nasabah PNM Mekaar dan ULaMM tidak hanya menerima materi di belakang meja.

Mereka diajak langsung melestarikan budaya dengan membatik, membuat kerajinan topeng, hingga meracik kuliner khas pesisir utara.Di balik keriaan unjuk karya budaya tersebut, terselip misi krusial untuk menyelamatkan urat nadi ekonomi keluarga prasejahtera.

Menggandeng Otoritas Jasa Keuangan, para peserta diedukasi secara blak-blakan mengenai jebakan lintah darat digital atau pinjol ilegal yang kerap memangsa pelaku usaha kecil. Selain tameng anti pinjol, ibu-ibu ini juga didorong masuk ke ekosistem keuangan modern.

Mereka mulai dibiasakan dengan transaksi nontunai menggunakan QRIS Bank Raya, strategi investasi melalui tabungan emas Pegadaian, serta pentingnya memiliki jaring pengaman berupa asuransi mikro dari BRINS dan BRI Life.

Wakil Bupati Kuningan Dorong Sinergi Pembangunan dan Sukseskan PTSL dalam Konsolidasi APDESI Merah Putih

Pemimpin PNM Cabang Cirebon Erwin Syafriadi menjelaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar seremoni. Kegiatan ini merupakan puncak dari rentetan pendampingan yang selama ini menyentuh akar rumput dengan target memastikan usaha mikro tidak jalan di tempat dan memiliki nilai jual yang tinggi di pasaran.

Langkah taktis memadukan literasi keuangan dan kearifan lokal ini menuai apresiasi dari Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati. Ia menilai kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata investasi sumber daya manusia jangka panjang.

Edukasi yang berkelanjutan ini diyakini akan mempercepat laju kemandirian perempuan pelaku UMKM sehingga mampu menjadi tulang punggung perputaran ekonomi daerah. (Nars)

Reshuffle Kabinet Prabowo, Wajah Baru dan Yang Kembali
× Advertisement
× Advertisement