KUNINGAN – Salah satu rangkaian acara Hari Jadi ke-527 Kuningan, yaitu Karnaval Budaya, disarankan oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk ditiadakan. Pertimbangan dan masukan dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) ini Ketua DPRD Kuningan, Muzul Rachdy, kepada wartawan pada Selasa (2/9/2025).
- Mayday 2026: KSPSI Kuningan Desak Buruh Berani Lapor Praktik Upah di Bawah Standar
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
- Karya Bakti Kodim Kuningan: Sinergi TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jalan Cimenga
- Comeback Gemilang di Lampung Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Kembali Puncak Klasemen
- Review Babak Pertama Persib vs Bhayangkara FC, Serangan Balik Mematikan The Guardian Bikin Maung Bandung Tertinggal 1-2
”Iya, berdasarkan pertimbangan dan masukan berbagai pihak dan saran Forkopimda, karnaval ditiadakan,” ujar Nuzul.
Secara terpisah, salah seorang panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Pemkab Kuningan, Donis Kadarisman, membenarkan bahwa agenda karnaval budaya yang sedianya akan dilaksanakan pada Ahad (7/9/2025) disarankan untuk tidak digelar.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan, Wahyu Hidayah, mengatakan bahwa seluruh agenda peringatan Hari Jadi Kuningan akan dijadwal ulang hingga waktu yang belum bisa ditentukan.
“Iya diundur, semua di-reschedule dan akan kita sampaikan nanti bilamana sudah ditentukan jadwalnya,” kata Wahyu pada Senin (1/9/2025) malam.
Perubahan agenda ini dilakukan sebagai respons terhadap berbagai dinamika yang ada. Sebelumnya, acara rutin tahunan Paripurna DPRD Kuningan terkait Hari Jadi Kuningan juga tidak jadi digelar, dengan pertimbangan eskalasi situasi sosial dan politik yang terjadi beberapa hari ini secara nasional. (Nars)

























