KUNINGAN – Balap sepeda internasional Tour de Linggarjati 8 tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Kuningan dikabarkan tak seramai seperti pelaksanaan event serupa di tahun-tahun sebelumnya.
Pada hari kedua pelaksanaan TdL, Ahad (14/9/2025), meski banyak warga terlihat memenuhi sekitar Pertokoan Siliwangi hingga sekitar Masjid Syi’arul Islam, namun di ruas jalan Siliwangi bagian utara hingga komplek Stadion Mashud Wisnusaputra terpantau sepi.
- Heboh Isu RTRW Kuningan ‘Dipesan’ Investor, Pejabat Dinas PUTR Buka Suara
- Sejalan dengan Pegiat Lingkungan, Mang Ewo Ingatkan Pemkab Kuningan Jangan Korbankan Zona Konservasi
- Ketua DPRD Kuningan Tegaskan Revisi RTRW Harus Seimbangkan Pariwisata dan Konservasi
- Kuningan Belum Miliki Bangunan SR, Puluhan Siswa Kurang Mampu Terpaksa Sekolah di Cirebon
- Ironi Gunung Mayana: Di Balik Viral Wisata Sunset, Warga Dihantui Krisis Mata Air
Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi balapan di komplek Stadion Mashud Wisnusaputra, mengaku pelaksanaan Tour de Linggarjati tahun ini tak seramai tahun-tahun sebelumnya.
“Tidak seperti tahun lalu, sekarang sepi sekali. Mungkin karena gaungnya tidak terdengar hingga pelosok,” ujar Ujang, seorang warga yang menonton balapan.
Hal serupa juga disampaikan petugas keamanan yang bertugas di lokasi balapan. “Betul, penonton tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Lihat saja sendiri, ” kata petugas yang enggan disebutkan namanya sambil menunjuk ke situasi rute yang dilalui para pembalap untuk Kategori Criterium.
Ia menambahkan bahwa kepadatan penonton hanya terkonsentrasi di sekitar garis start dan finish saja, yakni di depan pertokoan Siliwangi. ”Kalau petugas dan panitia memang banyak. Karena memang disiapkan untuk menjaga ketertiban dan lancarnya kegiatan,” ungkapnya lagi.
Sementara itu, seorang penjual es di pelataran Masjid Syi’arul Islam Kabupaten Kuningan, Usep mengaku jika omzet penjualannya tidak seramai saat dirinya berjualan di kegiatan Car Free Day (CFD).
”Lebih ramai kalau jualan saat CFD. Ini cuma banyak orang saja tapi enggak pada jajan,” ujarnya sambil berlalu.
Untuk diketahui, Tour de Linggarjati merupakan salah satu event balap sepeda internasional yang rutin digelar di Kabupaten Kuningan. Selain diikuti oleh pembalap domestik acara ini diikuti oleh pembalap dari luar negeri seperti dari Malaysia dan Iran. (Nars)














