

KUNINGAN – Sebuah rumah di Dusun Lebak, Desa Tambakbaya, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, terbakar pada Senin, 15 September 2025 dini hari. Kebakaran yang diduga disebabkan oleh korsleting listrik ini meludeskan sebagian bangunan dan isinya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena rumah dalam keadaan kosong.
- Kuningan Simpan Segudang Bakat Sepak Bola Putri, Akademi Persib dan Askab PSSI Kuatkan Sinergi Pembinaan
- Semarakkan Malam Kemerdekaan, Sekretariat DPRD Kuningan Antusias Ikuti Pawai Taptu
- Babinsa Luragung dan Warga Cileuya Kompak Sulap Jalan Gang Lebih Asri
- Video Jedag Jedug Anies Baswedan Viral, Netizen Malah Desak Jadi Presiden
- Target Padam Jelang Kemerdekaan, Kapan Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan Berakhir?
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, mengatakan bahwa laporan pertama kali diterima dari Kepala Desa Tambakbaya, Lukman Mulyadi, pada pukul 01.50 WIB.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran rumah, dan tim segera meluncur ke lokasi,” ujarnya.
Menurut laporan, kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang sedang melakukan ronda siskamling. Mereka mendengar suara letupan dan melihat api serta kepulan asap dari rumah milik Dedi (55), seorang wiraswasta yang sedang merantau ke Jakarta.
Warga sontak berteriak meminta bantuan, dan Kepala Desa langsung menghubungi petugas damkar.Andri Arga Kusumah menjelaskan, timnya tiba di lokasi pada pukul 02.15 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman.
Dengan sigap, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar 25 menit kemudian, tepatnya pada pukul 02.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp 12.750.000.
Kebakaran ini menghanguskan bangunan seluas 15 meter persegi, beserta satu set kasur dan ranjang.Menanggapi kejadian ini, Andri Arga Kusumah mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran.
“Lakukanlah langkah pencegahan sederhana, seperti memeriksa instalasi listrik secara berkala dan mencabut kabel peralatan elektronik yang tidak terpakai,” pesannya. (Nars)



