KUNINGAN – Setelah sempat menjalani perawatan medis di RSUD 45 Kuningan, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar akhirnya diperbolehkan pulang dan kini tengah menjalani masa pemulihan.Informasi ini disampaikan langsung oleh Ajudan Bupati, yang menegaskan bahwa kondisi Bupati hanya mengalami kelelahan akibat aktivitas yang padat dalam beberapa hari terakhir.
“Beliau sudah pulang. Hanya kecapekan dan butuh istirahat,” ungkapnya, Rabu (11/6/2025) petang.
- Heboh Isu RTRW Kuningan ‘Dipesan’ Investor, Pejabat Dinas PUTR Buka Suara
- Sejalan dengan Pegiat Lingkungan, Mang Ewo Ingatkan Pemkab Kuningan Jangan Korbankan Zona Konservasi
- Ketua DPRD Kuningan Tegaskan Revisi RTRW Harus Seimbangkan Pariwisata dan Konservasi
- Kuningan Belum Miliki Bangunan SR, Puluhan Siswa Kurang Mampu Terpaksa Sekolah di Cirebon
- Ironi Gunung Mayana: Di Balik Viral Wisata Sunset, Warga Dihantui Krisis Mata Air
Sementara itu, Direktur RSUD 45 Kuningan, dr. Deki Saifullah, menjelaskan bahwa sebelum dirawat, Bupati Dian sempat mengeluhkan nyeri di ulu hati dan sakit kepala berat. Setelah dilakukan observasi intensif, kondisi Bupati dinyatakan membaik.
“Dugaan awal keluhan tersebut mengarah pada peningkatan asam lambung atau GERD. Hasil rekam jantung dan gula darah normal, tidak ditemukan indikasi penyakit serius,” jelas Deki.
Ia menambahkan bahwa tekanan darah yang sempat tinggi lebih disebabkan oleh rasa nyeri, bukan gangguan pada jantung.“Gejala seperti keringat dingin, nyeri ulu hati, dan kepala berat biasa terjadi pada kasus gangguan lambung. Kondisinya sekarang stabil, hanya tinggal melanjutkan masa istirahat,” tambahnya.
Sebelumnya, Kepala Bidang Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Kuningan, Deni Komara, membenarkan bahwa Bupati Dian sempat masuk ke ruang ICU untuk observasi awal oleh tim medis.
“Setelah observasi di ICU, beliau kemudian dipindahkan ke ruang VIP RSUD 45 untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ungkap Deni saat dihubungi wartawan.
Menurut Deni, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa Bupati mengalami penurunan kondisi fisik (drop) akibat asam lambung yang naik. Meski begitu, kondisinya dikabarkan stabil dan akan menjalani perawatan inap selama satu malam untuk pemulihan.
“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan agar Pak Bupati segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali menjalankan aktivitas seperti biasa,” ujarnya. (NARS)














