

KUNINGAN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kuningan dari Fraksi Gerindra, Sri Laelasari, melakukan kunjungan reses ke Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, pada Rabu (13/8/2025). Dalam kunjungan tersebut, Sri meninjau langsung unit usaha peternakan ayam petelur dan kolam ikan milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Purwa Karya Mandiri.
- Keterbatasan Anggaran Tak Halangi Lapas Kuningan Berdayakan Warga Binaan Lewat Program Ketahanan Pangan
- Pastikan Tak Ada Sel Istimewa, Perwakilan Rakyat Apresiasi Ketegasan Lapas Kuningan Berantas Narkoba
- Arahan Presiden Prabowo, MPA Silihwangi Majakuning Cegah Karhutla di Lereng Ciremai, Warga Bangun Embung Air hingga ‘Green Belt’
- Kursi Ketua Gerindra Kuningan Ditentukan Rapor Kinerja, Bukan Riuh Dukungan Daerah
- Dinkes Kuningan Perketat Surveilans ISPA, Masyarakat Diimbau Waspada Influenza A
Menanggapi aspirasi dari pengurus BUMDES yang membutuhkan bantuan, Sri Laelasari langsung merealisasikan bantuan dengan menyumbangkan 3000 bibit ikan nila mujair. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung program ketahanan pangan desa.
Dalam kunjungannya, Sri Laelasari memberikan pesan penting terkait pengelolaan usaha BUMDES. Ia menekankan perlunya perhatian terhadap pengelolaan limbah peternakan, agar tidak menimbulkan masalah lingkungan di masa depan, terutama limbah yang berpotensi mencemari sungai di sekitar lokasi usaha.
“Saya hanya menitipkan terkait limbahnya, jangan sampai jadi persoalan ke depan ketika BUMDES ini sudah mulai besar. Saya juga titip hamparan sungai untuk dijaga,” ujar Sri.


Ia juga berpesan agar hasil produksi tidak hanya dijual ke luar, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
Selain itu, Sri juga melihat potensi lain di Desa Purwasari, yaitu pengembangan Kopi Gawir. Ia menyatakan siap membantu mempromosikan kopi yang dikelola BUMDES tersebut.
“Insya Allah nanti kalau ini berkembang, kita bisa membantu mempromosikan Kopi Gawir asal Purwasari,” tambahnya.
Sementara, Ketua BUMDES Purwa Karya Mandiri, Maman Rohiman, menjelaskan bahwa unit usaha peternakan ayam petelur dan kolam ikan merupakan bagian dari program ketahanan pangan. Menurutnya, program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat.
”Awalnya kami berencana ke bidang pupuk, tetapi dialihkan ke program ketahanan pangan, khususnya peternakan ayam petelur,” kata Maman.
Saat ini, peternakan ayam petelur BUMDES tersebut sudah memproduksi sekitar 24 kilogram telur per hari Maman juga menyampaikan bahwa BUMDES membutuhkan bibit ikan untuk mengisi kolam di bawah kandang ayam, yang diharapkan dapat memanfaatkan limbah kotoran ayam sebagai pakan alami.
Aspirasi inilah yang kemudian ditanggapi langsung oleh Sri Laelasari dengan memberikan bantuan bibit ikan nila mujair. BUMDES Purwa Karya Mandiri berharap bantuan ini dapat mempercepat pengembangan unit usaha perikanan mereka. (Nars)



