Beranda / Olahraga / Bertabur Bintang, Legenda Persib Dua Generasi Beri Coaching Clinic untuk Talenta Muda di Kuningan

Bertabur Bintang, Legenda Persib Dua Generasi Beri Coaching Clinic untuk Talenta Muda di Kuningan

KUNINGAN – Sejumlah bintang legendaris Persib Bandung dari dua generasi juara turun gunung ke Kabupaten Kuningan untuk berbagi ilmu dengan para talenta sepak bola muda, Senin (14/7/2025). Bertempat di Lapangan Panama FC, Desa Ancaran, kegiatan coaching clinic ini menjadi bagian dari puncak gelaran Fun Football Championship 2025.

Para legenda yang hadir di antaranya adalah ikon juara Liga Indonesia pertama 1994 seperti Robi Darwis dan Anwar Sanusi, serta para pahlawan juara ISL 2014 seperti Atep, Tantan, Jajang Sukmara, I Made Wirawan, Hariono, hingga pelatih legendaris Jajang Nurjaman.

Founder eQuanik Agri Nusantara sekaligus inisiator acara, Pipin Aripin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda.”Tujuannya agar ada transfer knowledge atau transfer ilmu dari para legenda Persib kepada para pemain muda di Kuningan,” ujar Pipin di sela-sela acara.

Pesertanya, imbuh Pipin, sekitar 30 orang, campuran dari Sekolah Sepak Bola (SSB) dan masyarakat umum, dengan usia rata-rata 16 sampai 19 tahun. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian final Fun Football Championship U-20.

Pipin menambahkan, agenda hari ini diawali dengan kirab piala, dilanjutkan coaching clinic, dan pertandingan eksibisi pada sore hari antara tim Legenda Persib melawan Kang Melon Panama FC.

Puncak acara ditutup dengan pertandingan final yang mempertemukan Lakemba FC melawan Jati Waluya FC untuk memperebutkan trofi Piala Muda Nusantara, sebelum diakhiri dengan seremoni penghargaan. Pada laga final ini, Jati Waluya FC berhasil meraih juara setelah mengalahkan Lakemba FC Sementara di posisi ketiga dan keempat diraih oleh Gajah Rimba FC dan Smansagung FC.

Mantan kapten Persib era 1994, Robi Darwis, menjelaskan bahwa materi yang diberikan dalam pelatihan singkat ini berfokus pada penguatan teknik dasar.”Yang utama adalah dasar dulu. Mulai dari passing support, ball position, agility, dan lainnya. Dari passing yang benar, nanti akan meningkat ke teknik berikutnya,” jelas Robi Darwis.

Ia berharap potensi sepak bola di Kabupaten Kuningan ini sangat potensial dan bisa terus berkembang ke depannya. (Nars)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *