Kuningan

Bicara di Forum Muscab, Bupati Dian Terharu Kenang Sang Ayah Perintis PKB Kuningan

KUNINGAN – Suasana khidmat menyelimuti pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kabupaten Kuningan yang digelar di Grand Cordela Hotel AS Putra Kuningan, Ahad (5/4/2026). Dalam momentum tersebut, Bupati Dian Rachmat Yanuar tak kuasa menahan rasa haru saat mengenang kembali sejarah panjang berdirinya PKB di Kuningan.

Di hadapan ratusan kader dan pengurus partai, Dian mengungkapkan bahwa dirinya memiliki ikatan emosional dan histori yang sangat kuat dengan Partai Kebangkitan Bangsa. Ia menceritakan peran almarhum ayahnya yang merupakan salah satu tokoh perintis PKB di Kabupaten Kuningan.

“Saya memiliki histori mendalam dengan PKB Kuningan. Almarhum ayah saya adalah perintis partai ini di Kuningan. Saya ingat betul momen saat mengantar ayah saya bersama dua kiai pendiri, KH Uci dan KH Harun, dalam perjuangan merintis PKB di sini,” kenang Dian dengan nada suara bergetar.

Dian memuji transformasi PKB yang kini telah berkembang pesat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Secara khusus, ia memberikan apresiasi tinggi kepada Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih, yang dinilainya sukses memberikan warna kuat dalam peta pembangunan Kabupaten Kuningan.

“Secara pribadi saya bangga terhadap sosok Pak Ujang Kosasih. Beliau memiliki kemampuan mumpuni dalam membangun partai dan menjaga marwah perjuangan para pendahulu,” pujinya.

Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan

Terkait pelaksanaan Muscab, Bupati Dian menyebut agenda ini sebagai ikhtiar politik yang mencerminkan kematangan serta kedewasaan dalam berorganisasi. Menurutnya, Muscab bukan sekadar membangun struktur, melainkan ruang untuk menguji kebijaksanaan dan mempertemukan perbedaan dalam satu kebersamaan.

“Politik itu dinamis, ruang hidup yang terus bergerak sesuai perkembangan zaman. Dari ruangan ini, kita berharap lahir gagasan dan keputusan bijak demi kemaslahatan umat. Karena yang kita cari bukan sekadar sosok pemimpin, tapi bagaimana rakyat bisa tersenyum,” tuturnya.

Menyinggung dinamika politik di Kuningan, Dian mengajak seluruh keluarga besar PKB untuk kembali bersatu demi kepentingan yang lebih besar, yakni pembangunan Kuningan ke depan.

Meski sempat ada perbedaan sikap pada masa Pilkada, ia menekankan pentingnya sinergi yang didasari ikatan sejarah yang sama.

“Di Pilkada mungkin kita punya perbedaan sikap, namun hari ini kita perlu bersatu. Apalagi kita punya ikatan sejarah yang sama. Saya mohon dukungan dari keluarga besar PKB untuk bersama-sama membangun Kabupaten Kuningan yang kita cintai ini,” tukasnya. (Nars)

Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK

× Advertisement
× Advertisement