KHAZANAH RAMADHAN – Ramadhan telah mencapai penghujungnya. Hari ke-30 menjadi momen yang penuh harap bagi umat Muslim untuk mendapatkan keberkahan dan penerimaan amal ibadah selama sebulan penuh. Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari terakhir puasa adalah:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
- Tingkatkan Keandalan Jaringan, PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Sejumlah Wilayah Besok
- Aturan KDMP Kuningan Ketat: Belum 100% Jadi, Bantuan Tak Cair
- Kebakaran Kandang Ayam di Nusaherang, Kerugian Ditaksir Rp120 Juta
- Prakiraan BMKG Meleset? Ini Penyebab Kemarau Kuningan 2026 Tertunda dan Jadwal Terbarunya
- Tingkatkan Taraf Ekonomi Desa, Wabup Kuningan Dorong Inovasi Olahan Buah Kesemek di Gunung Sirah
(Allâhummaj’al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli ‘alâ mâ tardhâh Wayardlâhurrasûlu muhkamatan furû’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ muhammadin wa âlihit Al-Thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil’âlamin)
Artinya: “Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikanlah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan para Rasul-Mu. Engkau kuatkanlah furu (cabang-cabang)-nya dan ushul (pokok-pokok)-nya. Demi kebenaran junjungan kami Muhammad saw beserta keluarganya yang suci. Segala puji bagi-Mu ya Allah, Tuhan semesta alam.”
Doa ini mengandung makna mendalam, yakni permohonan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT dengan penuh syukur. Selain itu, doa ini juga menegaskan pentingnya keselarasan antara amal dan keimanan, baik dalam aspek furu’ (cabang) maupun ushul (pokok), sehingga kehidupan seorang Muslim tetap berada dalam jalan yang diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya.
Di penghujung Ramadhan, doa ini menjadi refleksi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan menjaga nilai-nilai yang telah diperoleh selama bulan suci. Dengan harapan, segala ibadah yang dilakukan diterima dan membawa keberkahan dalam kehidupan ke depan.
Meskipun Ramadhan berakhir, semangat ketakwaan dan amal ibadah harus tetap terjaga. Mari jadikan bulan suci ini sebagai momentum perbaikan diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Dengan doa dan harapan terbaik, umat Islam di seluruh dunia menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh syukur, siap untuk kembali ke fitrah dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah dipupuk sepanjang bulan Ramadhan. (Nars)



















