KUNINGAN – Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Kuningan saat ini tengah menjalankan prosesi wukuf di Arafah dalam keadaan sehat dan tanpa kendala berarti. Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ahmad Fauzi, saat dikonfirmasi Selasa (26/5/2026).
Ia menyampaikan, proses wukuf telah dimulai sejak pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat, yang bertepatan dengan waktu setempat. “Diawali dengan salat Zuhur jamak dan Asar yang diqasar ke Zuhur, kemudian dilanjutkan khotbah wukuf dan doa bersama hingga menjelang sore,” ujar Ahmad Fauzi.
- Menyambut Tahun Baru Islam, Umat Islam Diimbau Perkuat Refleksi Lewat Doa Akhir dan Awal Tahun
- Masih Banyak Kendala Sistem Zonasi PMB di Jabar, Legislator Gerindra Minta Pendidikan Tidak Dijadikan Ajang Coba-Coba
- Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati: Program Sekolah Maung Bisa Sukses dengan Validitas Data Siswa
- Sentuhan Gotong Royong SPPG Bakom Sulap SDN 1 Sagarahiang Jadi Lebih Berwarna
- Ditanya Soal “Lobi” BPK demi Status WTP, Bupati Kuningan Kasih Jawaban Menohok
Menurutnya, menjelang waktu Magrib jemaah akan mulai diberangkatkan menuju Muzdalifah sesuai jadwal masing-masing kloter. Bagi jemaah lanjut usia dan uzur, telah diprogramkan sistem murur, yakni tidak bermalam di Muzdalifah melainkan langsung melanjutkan perjalanan ke Mina setelah berhenti sejenak.
Terkait situasi geopolitik yang sedang memanas, Ahmad Fauzi memastikan kondisi tersebut tidak berdampak pada pelaksanaan ibadah jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.
“Sementara tidak ada pengaruh. Kami doakan saja, semoga saat pemulangan nanti juga tidak ada masalah,” katanya.
Ia juga menjelaskan, hingga saat ini tidak ada laporan jemaah asal Kuningan yang sakit. Seluruh jemaah berada dalam keadaan sehat walafiat sejak keberangkatan hingga pelaksanaan wukuf. (Nars)














