

KUNINGAN – Wujud kepedulian nyata ditunjukkan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, saat mengunjungi lokasi musibah kebakaran di Dusun Bakom, Desa Pamupukan, Kecamatan Ciniru, pada Jumat (9/4/2026).
Kehadiran Nuzul Rachdy di tengah keluarga korban bukan sekadar kapasitasnya sebagai pimpinan legislatif, melainkan juga sebagai bentuk solidaritas organisasi mengingat korban, Cewo bin Sumad (66), merupakan salah satu pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ciniru.
- Antisipasi Karhutla Meluas, Laskar Gerindra Kuningan Terjun Padamkan Api di Lereng Ciremai
- Aksi Cepat Pasca-Kebakaran Cimerak, Bantuan Sembako Disalurkan Aleg Tina Wiryawati kepada Korban
- Cegah Kepunahan Seni Karuhun, GP Ansor Cigandamekar Gelar Festival Genjring Rudat di Momentum HSN 2026
- Geliatkan Sport Tourism, 180 Pelari dari Berbagai Daerah Jajal Keindahan Alam Kuningan di DTBL 3
- Dukung Kegiatan Warga, Legislator Gerindra Jabar Hj. Tina Wiryawati Gencar Salurkan Aspirasi di Kuningan
Hubungan emosional ini terasa kuat karena Nuzul Rachdy sendiri saat ini menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan.
Peristiwa pilu yang menimpa petani lanjut usia tersebut terjadi pada Kamis (8/4/2026) siang sekitar pukul 13.40 WIB. Api dengan cepat menghanguskan bangunan semi permanen berukuran 8 x 6 meter hingga rata dengan tanah.
Meskipun tim pemadam kebakaran dari UPT Satpol-PP Kuningan bersama unsur TNI, Polri, dan warga telah berupaya keras melakukan pemadaman selama 45 menit, lokasi yang sulit dijangkau oleh kendaraan pancar membuat harta benda milik korban tidak dapat terselamatkan.
Total kerugian materiil akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp 101,5 juta, yang mencakup bangunan rumah serta seluruh perabot rumah tangga di dalamnya.
Saat bertemu dengan Bapak Cewo di sela-sela puing sisa kebakaran, Nuzul Rachdy menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah yang menimpa kadernya tersebut. Ia memberikan dukungan moril sekaligus menyerahkan bantuan logistik untuk meringankan beban kebutuhan mendesak keluarga korban pascabencana.
Nuzul menegaskan bahwa dalam situasi sulit seperti ini, semangat gotong royong harus dikedepankan untuk membantu sesama, terutama bagi mereka yang telah berdedikasi bagi masyarakat dan organisasi.
Selain memberikan bantuan, Nuzul Rachdy juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengedukasi warga sekitar mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih teliti dalam memeriksa instalasi listrik, menggunakan peralatan berstandar SNI, serta selalu mengecek kondisi kompor maupun regulator gas secara berkala.
Hal ini ditekankan guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang tidak hanya menimbulkan kerugian harta benda, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi warga di lingkungan pemukiman. (Nars)



