Budaya Kuningan Pemerintahan

Kunker Dua Hari di Kuningan, Menteri Kebudayaan RI Bakal Resmikan Museum Cipari dan Jelajah Situs Sejarah

Menutup hari pertama, menteri dijadwalkan menggelar Sarasehan Budaya pada pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Forum dialog ini akan mempertemukan pihak kementerian dengan para tokoh budayawan lokal, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, serta elemen masyarakat guna membahas arah pemajuan kebudayaan daerah.

Memasuki hari kedua, Sabtu (4/4/2026), agenda kunker akan dilangsungkan mulai pukul 09.00 WIB, Menteri Kebudayaan diagendakan memotong pita tanda diresmikannya Museum Cipari, Kelurahan Cipari Kecamatan Cigugur.

Usai seremoni peresmian, maraton kunjungan berlanjut menyambangi cagar budaya Paseban Tri Panca Tunggal pada pukul 10.05 WIB. Kunjungan diakhiri dengan peninjauan ke Gedung Kesenian Kuningan pada pukul 10.55 WIB, sebelum akhirnya rombongan menteri bertolak kembali menuju Cirebon.

Turun gunungnya kementerian ini menjadi sinyal kuat betapa vitalnya posisi Kuningan dalam peta sejarah dan budaya nasional. Objek-objek yang disambangi bukanlah situs sembarangan. Gedung Linggarjati merupakan saksi bisu diplomasi mempertahankan kemerdekaan RI, sementara Rumah Sjahrir menjadi tapak tilas sang perdana menteri pertama.

Di sisi lain, Paseban Tri Panca Tunggal berdiri kokoh sebagai episentrum pelestarian tradisi dan toleransi masyarakat adat.

Sasar Pemilih Pemula, Bawaslu Kuningan Gandeng Forum OSIS dalam Pendidikan Pengawasan Partisipatif

Lewat kunker ini, pemerintah pusat menaruh harapan besar agar Pemkab Kuningan semakin serius merumuskan kebijakan yang berpihak pada pelestarian kearifan lokal. Lebih dari itu, momentum ini diharapkan mampu memantik kesadaran kolektif masyarakat untuk terus merawat dan bangga terhadap warisan budaya bangsa yang tegak di tanah leluhur mereka. (Nars)

Laman: 1 2

× Advertisement
× Advertisement