
KUNINGAN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kuningan menggelar program sosialisasi literasi digital bertajuk JURAGAN + AI (Jurnalis Anak Sekolahan yang Makin Cerdas!) di SMP Negeri 2 Kuningan.
Kegiatan spesial di akhir masa bakti kepengurusan PWI Kuningan ini bertujuan mengubah smartphone pelajar menjadi alat kreatif yang produktif untuk belajar menjadi konten kreator dan jurnalis bersama profesional.
- Pelajar SMPN 2 Kuningan Dibekali Literasi Digital Lewat Program JURAGAN PWI Kuningan
- Siap-siap Tilang! Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kuningan Incar Pemotor Knalpot Brong hingga Pengendara Lawan Arus
- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar Temui Massa Pro-Kontra MBG, Ini yang Disampaikan
- Massa Penolak MBG di Kuningan Bubar, Massa Tandingan Merangsek ke Depan Pendopo
- Waduh! Ada Dua Aksi Massa Berlawanan di Depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Ini Situasinya
Acara yang dihelat pada pekan lalu ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Mewakili kepala sekolah dan yayasan yang berhalangan hadir, Pembina Kesiswaan SMPN 2 Kuningan mengungkapkan, di era digitalisasi saat ini, arus informasi sangat sulit untuk dibendung.
Jika dahulu media dan komunikasi lebih banyak berbentuk lisan, kini peranan jari melalui gawai menjadi sarana utama yang harus dikendalikan dengan bijak seiring adanya modernisasi.
Ia juga berpesan agar para siswa menyimak materi dengan baik, menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, serta menyebarluaskan hal-hal positif secara personal kepada teman maupun lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Kuningan, Nunung Khazanah, menjelaskan bahwa program JURAGAN + AI dirancang secara komprehensif untuk membekali generasi muda dengan keterampilan praktis di era digital.
Dalam kegiatan tersebut, para pelajar diajak mendalami materi Mobile Journalism untuk membuat liputan menarik, mempelajari seni menulis berita yang seru sesuai kaidah jurnalistik, serta memanfaatkan AI Kreatif sebagai asisten digital dalam mencari ide dan menyunting konten.
Selain itu, siswa juga dibekali kemampuan sebagai pencari fakta guna melatih kepekaan dalam membedakan berita asli dan informasi palsu atau hoaks.
Lebih lanjut, ditekankan pula pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial di mana pun dan kapan pun. Melihat tingginya antusiasme peserta, PWI Kabupaten Kuningan memastikan program literasi digital ini akan terus berlanjut.
Pada bulan November mendatang, program JURAGAN + AI dijadwalkan akan kembali digelar di dua sekolah berbeda dengan menyasar pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Langkah berkelanjutan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kuningan yang cerdas digital, beretika, dan produktif dalam memproduksi karya positif. (NARS)
