
KUNINGAN – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak melulu harus diisi permainan yang itu-itu saja. Momentum kebersamaan ini ditangkap sebagai saat yang tepat untuk mengkampanyekan gerakan lingkungan hidup.

Seperti yang dilakukan ratusan warga Dusun Pahing, Desa Kertayasa, Kuningan, mereka dengan semangat 45 guyub ikut lomba memancing di parit atau saluran irigasi. Acara yang diadakan pada Senin, 18 Agustus 2025, ini menjadi wadah unik untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mengampanyekan kesadaran lingkungan bersih.
- Disdikbud Kuningan Pastikan Perbaikan Ruang Belajar SDN 3 Cihirup Segera Dilaksanakan
- Tinjau Pasca Karhutla Ciremai, KDM Murka Lihat Tambang Batu Beroperasi Lagi di Desa Padabeunghar
- Genjot Inklusi Pasar Modal, OJK Targetkan Pertumbuhan Reksa Dana Syariah di Ciayumajakuning
- Raih Penghargaan di Hari Sumpah Pemuda, Generasi Milenial Cirebon Apresiasi Seluruh Mitra Kolaborasi
- Bermalam Beralaskan Abu, Tim Terakhir Relawan MPA Masih Mencari Sisa Titik Api
Kepala Dusun Pahing, Gugun Sukmayadi, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga sarana untuk mempererat silaturahmi warga dari berbagai usia.”Lomba mancing ini menjadi cara kami untuk menunjukkan komitmen dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Gugun.
Gugun menambahkan, parit sepanjang 100 meter yang menjadi lokasi lomba sebelumnya telah dibersihkan secara gotong-royong oleh warga. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian saluran irigasi yang vital bagi pertanian warga.
Melalui kegiatan ini, warga Dusun Pahing secara tidak langsung menunjukkan bahwa kampanye lingkungan dapat dikemas dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Lomba ini diharapkan dapat mempromosikan perilaku ramah lingkungan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kuningan.
”Semoga ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memperingati HUT RI dengan cara yang kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkas Gugun. (Nars)
