

KUNINGAN – Kepadatan arus lalu lintas tak menyurutkan langkah kemanusiaan jajaran Satlantas Polres Kuningan. Di tengah hiruk-pikuk jalanan, petugas bergerak cepat menembus kemacetan demi memberikan pengawalan darurat bagi seorang ibu hamil asal Desa Baok, Kecamatan Ciwaru, yang hendak melahirkan pada Senin (23/3/2026).
- Buka Konferprov PWI Jabar, Wali Kota Bandung Farhan Minta Jurnalis Dekonstruksi Kerja Jurnalistik di Era Digital
- Api Masih Berkobar di TPSA Ciniru Kuningan, Ancaman Overkapasitas 2027 Jadi Sorotan Utama
- Bupati Kuningan Minta Tindak Tegas Pelaku Jika Kebakaran TPSA Ciniru Terbukti Disengaja
- Petugas Berjibaku Padamkan Kebakaran Hebat di TPSA Ciniru Kuningan
- Sah! PWI Pusat Tetapkan Dua Kandidat Bertarung Rebut Kursi Ketua PWI Jabar 2026-2031
Momen dramatis ini bermula saat armada patroli kepolisian berpapasan dengan sebuah mobil pribadi yang melaju terburu-buru dan meminta bantuan. Menyadari pengemudi tengah panik membawa kerabatnya yang mengalami kontraksi, petugas tanpa pikir panjang langsung menyalakan sirene, membelah kepadatan kendaraan, dan membuka jalur prioritas.
Setibanya di pelataran Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Wijaya Kusuma, dedikasi petugas tak berhenti di balik kemudi. Mereka turun tangan memapah sang ibu yang tengah menahan sakit, mengantarnya melintasi meja pendaftaran, hingga dipastikan mendapat penanganan medis di ruang tindakan.
Pada hari yang sama di lokasi berbeda, kesigapan serupa juga ditunjukkan anggota Satlantas saat menjumpai pengendara motor yang mengalami kecelakaan ringan. Petugas langsung memberikan pertolongan pertama pada korban, sekaligus mengurai arus kendaraan agar insiden tersebut tidak memicu kemacetan yang lebih panjang.
Respons cepat di lapangan ini langsung menuai apresiasi dari Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kuningan, AKP Aktuin Moniharapon. Ia menjelaskan eksistensi polisi lalu lintas di jalan raya bukan sekadar urusan penegakan hukum dan tilang, melainkan juga pelayan kemanusiaan.
“Kami selalu menekankan kepada seluruh anggota agar peka dan responsif melihat kesulitan warga di jalan. Aksi pengawalan ibu hamil hingga penanganan korban laka ringan ini adalah wujud nyata dedikasi dan pelayanan prima kami. Dalam kondisi darurat, keselamatan nyawa dan ketepatan waktu adalah prioritas mutlak,” jelas AKP Aktuin.
Lebih lanjut, pucuk pimpinan Satlantas ini menitipkan pesan krusial bagi seluruh pengguna jalan. Ia meminta masyarakat untuk menekan ego saat berkendara dan selalu mengalah jika mendengar sirene kondisi gawat darurat.
“Mari kita lebih peduli dan saling menghormati di jalan raya. Berikan prioritas penuh kepada kendaraan yang membawa pasien. Ini demi keselamatan bersama,” imbuhnya.
Sementara itu, pihak keluarga ibu hamil asal Desa Baok mengaku sangat bersyukur atas inisiatif petugas. Bantuan tak terduga dari aparat kepolisian dinilai sukses meredakan kepanikan mereka saat terjebak di jalanan.
“Terima kasih banyak Bapak Polisi atas pengawalannya sampai ke rumah sakit. Semoga keluarga saya yang mau melahirkan diberi kelancaran. Terima kasih atas sinerginya bersama masyarakat,” ungkap salah satu anggota keluarga dengan raut lega.
Kini, sang ibu telah berada di bawah penanganan intensif tenaga medis. Aksi humanis ini sekaligus mempertebal komitmen Polres Kuningan dalam mewujudkan sosok Polri yang dekat dan siap menolong warganya. (Nars)



