
KUNINGAN — Pemerintah Desa Babakanmulya bersama panitia penyelenggara sukses menggelar upacara adat Kawin Cai Tirtayatra di Balong Dalem pada Kamis (29/10/2026). Tradisi luhur turun-temurun ini tidak hanya menjadi wadah pelestarian budaya lokal dan perlindungan sumber mata air, tetapi juga resmi masuk dalam kalender event pariwisata Kabupaten Kuningan untuk menarik minat wisatawan.
- Jaga Tradisi Kawin Cai di Babakanmulya, Sri Laelasari Tekankan Pentingnya Merawat Mata Air demi Masa Depan
- Upacara Adat Kawin Cai Balong Dalem Masuk Kalender Wisata, Ini Kata Plt Kadisporapar Kuningan
- WASPADA PENIPUAN! Nama Anggota DPRD Kuningan Susanto Dicatut Pelaku untuk Minta Uang dan Transaksi Fiktif
- Menjaga Keharmonisan Alam dan Leluhur: Menelisik Filosofi di Balik Tradisi Kawin Cai Kuningan
- Kades di Kuningan Sikat Setengah Miliar Dana Desa untuk Utang Pribadi, Polisi Bongkar Modus Liciknya
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Ucu Suryana, menyampaikan, tradisi Kawin Cai memiliki filosofi mendalam bagi kehidupan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan ini sarat akan pesan moral bahwa air merupakan sumber kehidupan yang mutlak bagi masyarakat.
“Air itu bisa menghidupkan masyarakat, dan semakin lama air itu semakin dibutuhkan. Melalui kegiatan ini, masyarakat nantinya bisa ngamumule [melestarikan], ngarumat, dan merawat sumber mata air,” ujar Ucu saat dikonfirmasi Kamis (29/10/2026).
Ia juga berharap tradisi tersebut dapat terus dijaga secara turun-temurun sehingga mampu menginspirasi generasi muda dan anak-anak untuk senantiasa menjaga sumber mata air yang menjadi penopang kehidupan.
Masuk Kalender Event Pariwisata Kuningan
Selain bernilai budaya dan pelestarian lingkungan, upacara adat Kawin Cai Balong Dalem juga diintegrasikan sebagai salah satu daya tarik wisata unggulan daerah. Kegiatan ini masuk ke dalam kalender event pariwisata resmi Kabupaten Kuningan.
“Event ini nantinya dipasarkan dan dipublikasikan, sehingga tiap tahun masyarakat akan merindukan dan bahkan mungkin ada yang ingin datang langsung ke sini. Hal ini tentu akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan,” tandasnya. (NARS)
