KUNINGAN – Peringatan dini cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terbukti nyata. Bencana angin kencang di Kuningan kembali terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sore, memicu kepanikan warga sekaligus menyebabkan sejumlah insiden pohon tumbang di berbagai titik.
Berdasarkan Update Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat yang dirilis BMKG pada pukul 16:44 WIB, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan terus meluas ke wilayah Kabupaten Kuningan.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Fenomena angin kencang di Kuningan ini dilaporkan telah berdampak langsung pada infrastruktur dan keselamatan jalan raya. Menurut pantauan di lapangan, sapuan angin kencang yang terjadi pada sore hari mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah jalur utama.
Titik bencana terpantau di Jalan Raya Cigugur, tepatnya di depan Hotel Purnama Mulia, di mana batang pohon besar yang roboh sempat menutupi sebagian akses jalan. Selain itu, insiden serupa akibat angin kencang di Kuningan juga dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Raya Cirendang dan meluas hingga ke beberapa wilayah di Kecamatan Kramatmulya.
Beruntung, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat rentetan peristiwa tersebut.Merespons kondisi cuaca ekstrem ini, BMKG telah mengeluarkan daftar kewaspadaan untuk hampir seluruh wilayah kecamatan di “Kota Kuda”.
Potensi meluasnya dampak angin kencang di Kuningan diprediksi dapat menyapu kawasan Kadugede, Ciniru, Subang, Ciwaru, Cibingbin, Luragung, Lebakwangi, Garawangi, hingga pusat kota Kuningan.
Wilayah lainnya yang juga masuk dalam radar peringatan meliputi Ciawigebang, Cidahu, Jalaksana, Cilimus, Mandirancan, Selajambe, Kramatmulya, Darma, Cigugur, Pasawahan, Nusaherang, Cipicung, Pancalang, Japara, Cimahi, Cilebak, Hantara, Kalimanggis, Cibeureum, Karang Kancana, Maleber, Sindang Agung, dan Cigandamekar.
Prakirawan BMKG Jawa Barat menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem berupa hujan badai dan angin kencang di Kuningan ini diperkirakan masih akan berlangsung setidaknya hingga pukul 19:44 WIB malam ini.
Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menghindari berteduh di bawah pohon rindang maupun papan reklame, serta senantiasa memantau informasi cuaca terkini melalui portal resmi BMKG. (Nars)
























