
SURABAYA – Laga bertajuk super big match pekan ke-24 BRI Super League antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung berjalan super dramatis. Bermain di bawah gemuruh tekanan Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (2/3/2026) malam, armada Maung Bandung harus puas berbagi satu angka setelah ditahan imbang tuan rumah dengan skor sengit 2-2.
Tampil di hadapan pendukung fanatiknya, skuad Bajul Ijo berhasil membuka keunggulan lebih dulu saat laga mendekati waktu turun minum. Eksekusi penalti dingin dari Bruno Moreira pada menit ke-44 sukses mengelabui barisan pertahanan Persib.
- BPBD Kuningan Imbau Warga Waspadai Fenomena Hujan Es Akibat Awan Cumulonimbus
- Hujan Disertai Angin Kencang Hantam Dua Kecamatan di Kuningan, BPBD Lakukan Asesmen Dampak
- 8 Wartawan Balon Ketua Mengemuka Jelang Akhir Masa Jabatan PWI Kuningan, Siapa Saja?
- DPC PPP Kabupaten Kuningan Sikapi Hasil Rakornas dengan Arif, Pastikan Soliditas Kader di Akar Rumput Tetap Terjaga
- Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Gantina Dorong Warga Cirebon Maksimalkan Beasiswa UIN Siber Syekh Nurjati
Petaka bagi tim tamu seolah bertambah di masa injury time babak pertama ketika gol balasan dari Kakang Rudianto dianulir secara kontroversial. Lewat tinjauan Video Assistant Referee (VAR), penyerang Persib Ramon Tanque didakwa lebih dulu melakukan pelanggaran handball saat mengeksekusi tendangan salto sebelum bola rebound disambar oleh Kakang. Skor 1-0 pun menutup jalannya paruh pertama.
Memasuki babak kedua, racikan strategi pelatih Bojan Hodak langsung menunjukkan tajinya. Skuad Pangeran Biru menaikkan intensitas serangan demi memecah kebuntuan. Upaya tak kenal lelah ini membuahkan hasil manis tatkala tembakan terukur Luciano Guaycochea sukses mengoyak jala Persebaya pada menit ke-51.
Momentum laga seketika berbalik arah saat Andrew Jung mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-73, sekaligus membawa Persib berbalik unggul atas tuan rumah.
Namun, euforia kubu tamu rupanya tak bertahan hingga akhir. Tepat pada menit ke-83, Francisco Rivera muncul sebagai pahlawan penyelamat wajah Persebaya lewat gol penyama kedudukan yang memaksa laga berakhir imbang 2-2.
Kendati gagal meraup poin penuh dalam lawatan klasik ini, tambahan satu angka sudah cukup bagi Persib Bandung untuk mengamankan takhta tertinggi di pucuk klasemen sementara BRI Super League. Pangeran Biru kini mengoleksi 54 poin dari 23 pertandingan, dengan rekor impresif 17 kali menang, 3 kali seri, dan hanya 3 kali menelan kekalahan.
Posisi Persib saat ini masih menjaga jarak aman dari intaian rival abadi mereka, Persija Jakarta, yang menguntit di posisi runner-up dengan torehan 50 poin dari jumlah laga yang sama.
Persaingan papan atas makin memanas lantaran Borneo FC terus menempel ketat di urutan ketiga dengan koleksi 49 poin.
Di sisi lain, tambahan satu poin di kandang sendiri membuat langkah Persebaya Surabaya belum beranjak dari peringkat kelima dengan mengantongi 39 poin.
Usai melewati ujian berat di Kota Pahlawan, konsistensi Persib Bandung akan kembali diuji kala mereka dijadwalkan meladeni tantangan tim papan tengah, Persik Kediri, pada Senin (9/3/2026) mendatang. (Nars)
