KUNINGAN – Momen perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah menjadi kesempatan berharga bagi Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., untuk menyapa warganya secara langsung.
Di hadapan jemaah Sholat Idul Fitri di Masjid Syiarul Islam, Sabtu (21/3/2026), Bupati Dian menitipkan pesan penting kepada para perantau Kuningan agar kepulangan mereka turut membawa kontribusi nyata dalam membangun tanah kelahiran.
- Punya Potensi Puluhan Ribu Anggota, Pengurus IKA STEMGA Kuningan Resmi Dilantik di Pendopo
- Akui Fasilitas Sekolah Belum Merata, Bupati Kuningan Sampaikan Pesan Ini di Hardiknas 2026
- Akhirnya Terjawab, Kisruh Dana Taspen PPPK Guru Kuningan Telah Diselesaikan Disdikbud
- Mayday 2026: KSPSI Kuningan Desak Buruh Berani Lapor Praktik Upah di Bawah Standar
- Refleksi Milad Ke-94 Pemuda Muhammadiyah untuk indonesia jaya
Bupati Dian menyampaikan bahwa upaya memajukan daerah tidak mungkin hanya dipikul oleh pemerintah daerah. Peran serta dan kepedulian seluruh warga, termasuk mereka yang telah meraih keberhasilan di perantauan, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan pembangunan yang merata.
Ajakan ini disampaikan Dian sebagai penutup dari pemaparan mengenai tren positif pertumbuhan ekonomi Kuningan.Dalam sambutannya, Dian memaparkan ekonomi Kabupaten Kuningan sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 6,98 persen secara tahunan.
Pencapaian ini menempatkan Kuningan di posisi teratas dalam kawasan Metropolitan Rebana dan menjadi salah satu wilayah dengan performa yang baik di Provinsi Jawa Barat. Dian menyebut bahwa pertumbuhan ini menandakan aktivitas usaha masyarakat telah kembali pulih dan berjalan semestinya.
Perbaikan kondisi ekonomi tersebut juga berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di awal tahun 2026 menjadi 10,74 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 12 ribu jiwa berhasil keluar dari garis kemiskinan.
Tingkat pengangguran daerah juga tercatat mengalami penurunan ke angka 7,59 persen.Pada aspek tata kelola keuangan, pemerintah kabupaten telah menyelesaikan kewajiban tunda bayar senilai 96,7 miliar rupiah lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.
Langkah penyehatan fiskal ini dilakukan demi menjaga stabilitas keuangan daerah agar dapat terus menopang berbagai proyek pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.
Sepanjang tahun sebelumnya, pemerintah daerah telah merealisasikan perbaikan pada 153 ruas jalan dengan penyerapan anggaran mencapai 53 miliar rupiah. Terkait kondisi infrastruktur jalan ini, Dian turut menyampaikan permohonan maaf kepada para pemudik apabila kelancaran perjalanan mereka di kampung halaman sempat terganggu.
Hal tersebut dikarenakan adanya penyesuaian jadwal pada beberapa proyek perbaikan jalan di tahun 2026 akibat faktor cuaca.Mengakhiri sambutannya, Dian mengungkapkan bahwa sektor pertanian Kuningan terus menunjukkan capaian positif dengan mencatatkan surplus beras sebesar 120 ribu ton.
Rangkaian progres pembangunan daerah ini diharapkan menjadi dorongan moral bagi para perantau Kuningan untuk terus bersinergi dan mengambil peran aktif dalam memajukan daerah asal mereka di masa mendatang. (Nars)
























