KUNINGAN – Peringatan dini cuaca buruk dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terbukti nyata. Bencana angin kencang di Kuningan kembali terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sore, memicu kepanikan warga sekaligus menyebabkan sejumlah insiden pohon tumbang di berbagai titik.
Berdasarkan Update Peringatan Dini Cuaca Jawa Barat yang dirilis BMKG pada pukul 16:44 WIB, potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan terus meluas ke wilayah Kabupaten Kuningan.
- Karya Bakti Kodim Kuningan: Sinergi TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jalan Cimenga
- Comeback Gemilang di Lampung Persib Bandung Bungkam Bhayangkara FC 4-2 dan Rebut Kembali Puncak Klasemen
- Review Babak Pertama Persib vs Bhayangkara FC, Serangan Balik Mematikan The Guardian Bikin Maung Bandung Tertinggal 1-2
- Menagih Etos Kerja Pasca Pelantikan 4 JPT Pratama di Cadas Poleng
- Ini Alasan Bupati Kuningan Pilih Cadas Poleng Tempat Lantik Pejabat Hari Ini
Fenomena angin kencang di Kuningan ini dilaporkan telah berdampak langsung pada infrastruktur dan keselamatan jalan raya. Menurut pantauan di lapangan, sapuan angin kencang yang terjadi pada sore hari mengakibatkan pohon tumbang di sejumlah jalur utama.
Titik bencana terpantau di Jalan Raya Cigugur, tepatnya di depan Hotel Purnama Mulia, di mana batang pohon besar yang roboh sempat menutupi sebagian akses jalan. Selain itu, insiden serupa akibat angin kencang di Kuningan juga dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Raya Cirendang dan meluas hingga ke beberapa wilayah di Kecamatan Kramatmulya.
Beruntung, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat rentetan peristiwa tersebut.Merespons kondisi cuaca ekstrem ini, BMKG telah mengeluarkan daftar kewaspadaan untuk hampir seluruh wilayah kecamatan di “Kota Kuda”.
Potensi meluasnya dampak angin kencang di Kuningan diprediksi dapat menyapu kawasan Kadugede, Ciniru, Subang, Ciwaru, Cibingbin, Luragung, Lebakwangi, Garawangi, hingga pusat kota Kuningan.
Wilayah lainnya yang juga masuk dalam radar peringatan meliputi Ciawigebang, Cidahu, Jalaksana, Cilimus, Mandirancan, Selajambe, Kramatmulya, Darma, Cigugur, Pasawahan, Nusaherang, Cipicung, Pancalang, Japara, Cimahi, Cilebak, Hantara, Kalimanggis, Cibeureum, Karang Kancana, Maleber, Sindang Agung, dan Cigandamekar.
Prakirawan BMKG Jawa Barat menyatakan bahwa kondisi cuaca ekstrem berupa hujan badai dan angin kencang di Kuningan ini diperkirakan masih akan berlangsung setidaknya hingga pukul 19:44 WIB malam ini.
Warga diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menghindari berteduh di bawah pohon rindang maupun papan reklame, serta senantiasa memantau informasi cuaca terkini melalui portal resmi BMKG. (Nars)

























