KUNINGAN – Di saat sirine meraung dan kepulan asap membuat orang berhamburan menjauh, ada sekelompok orang yang justru berlari mendekat demi menjinakkan bahaya.
Pemandangan itulah yang digambarkan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, saat memberikan sambutan bagi jajaran Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas dalam upacara peringatan HUT gabungan yang berlangsung khidmat di Lapangan Gedung Setda Kabupaten Kuningan, Senin (4/5/2026).


Pada tahun ini, merupakan momen ulang tahun ke-76 Satpol-PP, ke-107 Damkar dan ke-64 untuk Satuan Perlindungan Masyarakat.
- Dari Balik Jeruji Besi, Warga Binaan Lapas Kuningan Sukses Panen Puluhan Kilogram Melon
- Kendala Pembangkit, PLN ULP Kuningan Berlakukan Pemadaman Terbatas Sore Ini
- Sabet 10 Medali, Uniku Keluar Sebagai Juara Umum Pencak Silat Ciremai Fest Jabar 2026
- Kadis PUTR Kuningan Targetkan 5 KM Awal Jalan Lingkar Timur Selatan Fungsional pada 2027
- Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Proyek Jalan Lingkar Timur Selatan Kuningan Melalui Dua Skema Anggaran
Dalam sambutannya yang menggugah, Bupati Dian mengungkapkan profesi-profesi ini bukanlah sekadar pekerjaan administratif belaka, melainkan manifestasi nyata dari kehadiran negara di tengah kegelisahan rakyat. Ia menyebut para petugas lapangan sebagai “wajah negara” yang paling dekat dengan denyut nadi masyarakat, terutama saat mereka berada di titik paling rentan akibat musibah atau gangguan ketertiban.
Menolong di tengah kobaran api, menenangkan situasi saat keamanan terusik, hingga menjaga stabilitas lingkungan adalah rutinitas mulia yang seringkali luput dari pandangan mata, namun sangat dirasakan manfaatnya.
Bupati melihat sebuah realitas unik tentang pengabdian ini, di mana keberadaan para petugas justru menjadi tumpuan di saat masyarakat diliputi kepanikan. Baginya, setiap tetes keringat yang jatuh di lapangan bukan hanya simbol kerja keras, melainkan sebuah investasi kebaikan bagi masa depan Kabupaten Kuningan yang sekaligus bernilai ibadah.
Usia pengabdian yang kini menyentuh angka 107 tahun bagi Damkar, 76 tahun bagi Satpol PP, dan 64 tahun bagi Satlinmas, dipandang sebagai bukti nyata bahwa kehadiran mereka melampaui zaman dan tetap menjadi kebutuhan pokok bagi rasa aman warga.
Namun, di balik seragam dan ketegasan menjalankan aturan, Dian Rachmat Yanuar menitipkan pesan agar sisi kemanusiaan tidak pernah tanggal. Ia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menjalankan tugas dengan nurani dan integritas tinggi, di mana ketegasan dalam menegakkan aturan harus beriringan dengan empati yang hangat kepada masyarakat.
Sosok aparatur yang ideal, menurutnya, adalah mereka yang tetap sigap merespons aduan tanpa kehilangan kerendahan hati, serta kuat secara mental tanpa melupakan martabat sesama manusia.
Bupati menyampaikan apresiasi terdalam atas ketulusan para petugas yang terus mengabdi meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan fasilitas maupun tantangan di lapangan. Melalui momen peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap sinergi antara jajaran pelayan publik ini semakin solid demi mewujudkan daerah yang lebih aman, tertib, dan berkemajuan.
Pada upacara tersebut diisi juga dengan pemberian penghargaan kepada para petugas Satpol-PP, Damkar, Satlinmas dan penyematan selendang untuk barisan Arimbi Satpol-PP Kuningan. Juga ada atraksi penyelamatan masyarakat dari gangguan hewan buas (Ular) oleh para petugas Pemadam Kebakaran Kuningan. (Nars)














