

KUNINGAN – Semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di berbagai lapisan masyarakat. Di era digital saat ini, saling mengirim ucapan selamat kemerdekaan melalui spanduk maupun media sosial telah menjadi tradisi. Namun, di tengah antusiasme tersebut, tak jarang masih ditemukan penulisan ucapan yang keliru secara tata bahasa.
- Panaskan Mesin Partai di Dapil 2 Kuningan, Neneng Hermawati Gelar Konsolidasi bersama 8 DPAC
- Sembunyi di Bawah Lemari Dapur, Kobra Jawa Sepanjang Satu Meter Dievakuasi Damkar Kuningan
- Kunjungi Padepokan PPCA Kuningan, Tina Wiryawati Dorong Regenerasi Atlet Pencak Silat Berprestasi
- BAPETEN dan Rokhmat Ardiyan Dorong Pengawasan dan Pemanfaatan Teknologi Nuklir di Kuningan
- Target Menang Pemilu dan Pilkada, Susanto Gercep Bentuk Kepengurusan Ranting PKB se-Dapil 5 Kuningan
Agar tidak salah kaprah, masyarakat diimbau untuk memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam merangkai ucapan kemerdekaan. Kesalahan penulisan bukan hanya soal estetika bahasa, melainkan dapat mengubah makna dan tafsir dari ucapan tersebut.
Memahami Makna Kata “Dirgahayu”
Salah satu kekeliruan yang paling sering muncul adalah penggunaan kata “Dirgahayu”. Banyak masyarakat yang masih menuliskan “Dirgahayu ke-81 RI”. Penulisan ini terbilang kurang tepat.
Secara harfiah, kata “dirgahayu” memiliki arti panjang umur. Sebagai sebuah kata sifat (adjektiva), penggunaannya seharusnya diikuti oleh kata benda (nomina) atau kata ganti (pronomina).
Oleh karena itu, penulisan yang tepat adalah “Dirgahayu Republik Indonesia”.
Selain itu, dalam penulisan resmi atau umum, masyarakat diimbau untuk menghindari penggunaan kata ganti orang seperti “kita” saat merujuk pada ucapan kemerdekaan. Alih-alih menulis “Dirgahayu Kemerdekaan Kita ke-81”, sangat disarankan untuk menggunakan nama negara secara langsung, yakni “Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia”.
Hati-hati Menempatkan Angka “Ke-81”
Kekeliruan fatal lainnya sering terjadi pada penempatan angka penunjuk usia atau urutan ulang tahun. Penulisan “HUT RI Ke-81” merupakan bentuk yang keliru dan berpotensi menimbulkan salah tafsir.
Jika ditulis “RI ke-81”, frasa ini dapat dimaknai bahwa negara Republik Indonesia yang sedang berulang tahun adalah Republik Indonesia yang ke-81, seolah-olah ada lebih dari satu negara Republik Indonesia. Padahal, negara Indonesia hanya ada satu. Untuk menghindari kerancuan makna tersebut, penempatan umur “ke-81” harus diletakkan di awal sebelum nama negara, sehingga penulisan yang benar adalah “HUT ke-81 RI”.
Panduan Ringkas Penulisan Ucapan Kemerdekaan
Untuk memudahkan masyarakat, berikut adalah perbandingan ragam ucapan kemerdekaan yang tepat dan yang sebaiknya dihindari:
– “HUT ke-81 RI” bukan “HUT RI ke-81”
– “Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia” bukan “Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81”
– “Dirgahayu Republik Indonesia” bukan “Dirgahayu RI ke-81”
– “Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 RI” bukan “Peringatan Dirgahayu RI ke-81”
– “Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia” bukan ” Selamat Dirgahayu Republik Indonesia”
Dengan memperhatikan kaidah penulisan ini, masyarakat diharapkan dapat merayakan hari kemerdekaan dengan semangat kebangsaan yang turut diiringi dengan kebanggaan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Mari bersama-sama cerdas dan teliti dalam membuat ucapan HUT ke-81 RI! (Nars)



