

KUNINGAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kuningan menyatakan kesiapannya untuk segera menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Jajaran kepanitiaan beserta Surat Keputusan (SK) telah sepenuhnya rampung dan saat ini DPD Kuningan hanya tinggal menunggu instruksi serta penjadwalan resmi dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan, Asep Setia Mulyana, menegaskan bahwa partainya kapan pun siap menyelenggarakan hajatan politik tersebut. “Rapat koordinasi terkait pelaksanaan Musda se-Jawa Barat telah dilakukan minggu lalu di Bandung, sehingga saat ini tahapan di daerah tinggal dieksekusi begitu lampu hijau dari provinsi diberikan,” kata Asep, Sabtu (1/8/2026).
- Kebakaran Rumah Makan Ali Action di Taman Kota Kuningan Padam Cepat karena Kesigapan Petugas
- Tiga Macan Tutul Terekam Kamera Trap di Ciremai, Bagaimana Nasib Slamet Ramadhan?
- Cegah Karhutla Meluas, BTNGC Terbangkan Drone Tiap Jam dan Tutup Jalur Pendakian Ciremai
- Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Gagas Program Edukasi Interaktif Pelajar di Kuningan
- Siapkan Generasi Emas 2045, Bakesbangpol Jabar Tanamkan Karakter ‘Ngabela Nagara’ pada Pemuda Kuningan
Hal paling ditekankan oleh Asep menjelang Musda ini adalah iklim demokrasi di internal partai yang sangat dijaga. Ia memastikan bahwa penentuan sosok ketua sepenuhnya berada di tangan akar rumput, bukan hasil penunjukan dari pusat.
Pemilik hak suara yang sah, yang mencakup 32 Pengurus Kecamatan (PK), organisasi sayap partai, hingga DPD Provinsi, akan menjadi penentu utama. Mekanisme ini dinilai berbeda dengan sejumlah partai politik lain yang seringkali memandatkan posisi ketua langsung dari dewan pimpinan pusat.
Bagi kader yang berminat maju dalam bursa pencalonan ketua, Asep menyebutkan bahwa syarat utamanya adalah harus sudah menjadi pengurus harian, baik sebagai ketua, wakil ketua, sekretaris, maupun bendahara, sekurang-kurangnya selama lima tahun. ” Hal ini menjamin bahwa sosok yang terpilih nantinya adalah kader matang yang memang memiliki kedekatan dengan para pemilik suara di tingkat bawah,” imbuhnya.
Untuk diketahui, kepemimpinan Asep Setia Mulyana sendiri telah mencatatkan tinta emas bagi beringin Kuningan. Di bawah nakhodanya, Partai Golkar Kuningan sukses menorehkan tren positif dengan mengalami peningkatan perolehan kursi di lembaga legislatif lokal secara signifikan.
Tidak hanya itu, soliditas mesin partai yang dibangun dari bawah terbukti ampuh mengantarkan kemenangan strategis pada kontestasi Pilkada Kuningan tahun 2024 lalu.
Merespons dukungan dari berbagai elemen partai terkait kelanjutan estafet kepemimpinannya, Asep pernah menyatakan kesiapannya untuk kembali menakhodai DPD Golkar Kuningan periode 2029 mendatang.
Baginya, jika pengabdian tersebut kembali diamanatkan dan dipercayakan oleh seluruh kader, ia siap melanjutkan tren kemenangan dan membesarkan partai di wilayah Kabupaten Kuningan.
Pasca-Musda nanti, agenda prioritas yang akan langsung digeber oleh partai adalah pendidikan politik menyeluruh bagi para kader sebagai langkah mematangkan mesin pemilu di masa depan. (Nars)



