

KUNINGAN — Warga di wilayah perbatasan Kabupaten Kuningan kini bisa bernapas lega. Akses layanan kesehatan dari dokter spesialis yang biasanya terpusat di kawasan perkotaan dan memakan biaya mahal, kini hadir langsung menyapa masyarakat di pelosok. Melalui program bakti sosial bertajuk “IDI Mengabdi untuk Negeri”,
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kuningan menerjunkan belasan dokter spesialis ke Kecamatan Cibingbin untuk memberikan layanan pengobatan gratis.
- Ketua DPRD Kuningan Tuding Eksekutif Sepelekan Revisi RTRW dan Tak Hargai Rakyat
- Kepala Dinas Kompak Absen, Audiensi RTRW Kuningan Dibubarkan: Relawan Lingkungan Ancam Aksi Massa
- Kuningan Simpan Segudang Bakat Sepak Bola Putri, Akademi Persib dan Askab PSSI Kuatkan Sinergi Pembinaan
- Semarakkan Malam Kemerdekaan, Sekretariat DPRD Kuningan Antusias Ikuti Pawai Taptu
- Babinsa Luragung dan Warga Cileuya Kompak Sulap Jalan Gang Lebih Asri
Langkah proaktif ini mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar. Dalam sambutannya di hadapan ratusan warga yang antusias mengantre sejak subuh, Bupati Dian menyoroti betapa langka dan tingginya biaya untuk mengakses layanan dokter spesialis, terlebih bagi masyarakat di wilayah pinggiran.
“Kehadiran para tenaga medis profesional di tapal batas ini sebagai bentuk empati dan dedikasi nyata. Saya secara khusus menyampaikan terima kasih kepada jajaran IDI yang rela meluangkan waktu di tengah padatnya jadwal praktik demi menjemput bola melayani warga pedesaan,” ungkap Bupati Dian.
Sementara, Ketua Panitia kegiatan, dr. Agah Nugraha, memaparkan tujuan utama dari terobosan ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui pemerataan akses layanan medis tingkat lanjut. Dalam pelaksanaannya, kualitas pelayanan tetap diutamakan layaknya di rumah sakit.
Warga tidak hanya mendapatkan konsultasi gratis, tetapi juga difasilitasi dengan pemeriksaan penunjang seperti USG dan rekam jantung atau EKG. “Secara keseluruhan, program ini menargetkan pelayanan bagi kurang lebih 200 pasien serta menyelenggarakan khitanan massal untuk 20 orang anak,” kata dr Agah.
Untuk memastikan pelayanan yang komprehensif, panitia berhasil menghadirkan 11 dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu. Para pakar medis yang diterjunkan meliputi spesialis penyakit dalam, spesialis anak, spesialis kandungan, spesialis bedah, mata, THT, kulit, hingga spesialis kedokteran jiwa.
Seluruh tenaga ahli ini berkolaborasi erat dengan puluhan dokter umum, Dinas Kesehatan, serta tim medis dari UPTD Puskesmas Cibingbin dan Cibeureum.
Sementara itu, di bawah kepemimpinan Ketua IDI Kabupaten Kuningan, dr. Arief Wibowo, kekompakan jajaran organisasi profesi ini sukses menjadikan acara di Cibingbin sebagai sebuah program percontohan atau pionir. Kesuksesan baksos akbar ini juga tidak lepas dari kuatnya sinergi dan dukungan berbagai sponsor, mulai dari rumah sakit pemerintah maupun swasta, klinik, apotek, BAZNAS, hingga sektor perbankan syariah yang ikut turun tangan mengulurkan bantuan.
Melihat tingginya animo warga dan besarnya manfaat yang dirasakan secara langsung, gerilya kesehatan ini dipastikan akan terus berlanjut. Menjelang momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuningan, IDI Kabupaten Kuningan telah mematangkan rencana untuk menggelar agenda serupa pada tanggal 29 Agustus mendatang.
Rencananya, bakti sosial gelombang selanjutnya akan dipusatkan di Kecamatan Subang, demi terus memperluas jangkauan layanan kesehatan berkualitas yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah Kuningan. (Nars)



