KUNINGAN – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuningan bergerak cepat setelah penetapan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih, Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani, oleh DPRD Kuningan pada Senin (13/1/2025).
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung pembangunan daerah, PKB mengusulkan sembilan program perjuangan yang dianggap strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Ketua DPC PKB Kuningan, Ujang Kosasih, menyatakan program tersebut lahir dari aspirasi masyarakat yang dihimpun sebelum Pemilu serta hasil diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami ingin memastikan pemerintahan ke depan benar-benar berpihak pada rakyat kecil dan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat Kuningan,” ujarnya.
Ujang menegaskan bahwa PKB akan terus memberikan masukan konstruktif kepada pemerintahan baru selama lima tahun ke depan.
- Rakyat Gigit Jari, Di Tengah Gaung Efisiensi Anggaran, DPRD Kuningan Gelar Bimtek Miliaran Rupiah
- Seleksi Calon Kadis Hanya Diikuti 67 Pejabat Eselon III, Pengamat Soroti Sistem Data Manajemen Talenta BKPSDM Kuningan
- Diwarnai Kartu Merah, Persib Bandung Susah Payah Tahan Imbang Dewa United 2-2
- Bidik Pasar Global, Kuningan Siapkan Diri Jadi Pemain Kopi Kualitas Dunia
- Demo Warga Kalimanggis Kulon Berbuah Hasil, Kades Wahidi Dipastikan Tak Ngantor Lagi Mulai Besok
Program yang diusulkan meliputi berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur.
Sembilan Program Perjuangan PKB Kuningan 2024-2029:
Memperjuangkan eksistensi pondok pesantren, insentif bagi guru ngaji, guru madrasah, serta kesejahteraan tenaga honorer.
Peningkatan mutu jaminan kesehatan dan kesejahteraan tenaga honorer di sektor kesehatan.
Beasiswa untuk santri, siswa, dan mahasiswa yang membutuhkan.
Fasilitasi pasar tradisional dan pengembangan UMKM.
Penyediaan ruang kreativitas bagi generasi milenial dan zilenial.
Penataan infrastruktur berbasis pemanfaatan sumber daya alam.
Pengembangan pariwisata berbasis seni dan budaya lokal.
Fasilitasi dan perjuangan kebutuhan petani serta peternak.
Mewujudkan Kabupaten ramah perempuan, anak, dan penyandang disabilitas.
Menurut Ujang, PKB siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk merealisasikan program tersebut. Ia juga menekankan pentingnya sinergi yang harmonis untuk memajukan Kuningan.
“Kami bukan hanya mitra kritis, tetapi juga mitra strategis bagi pemerintah. Mari bersama mengawal visi perubahan ini demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kuningan,” tutupnya.
PKB berharap program ini dapat menjadi solusi untuk pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Kuningan. (NARS)

























