KHAZANAH RAMADHAN – Ramadhan telah mencapai penghujungnya. Hari ke-30 menjadi momen yang penuh harap bagi umat Muslim untuk mendapatkan keberkahan dan penerimaan amal ibadah selama sebulan penuh. Salah satu doa yang dianjurkan untuk dibaca pada hari terakhir puasa adalah:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْ صِيَامِيْ فِيْهِ بِالشُّكْرِ وَ الْقَبُوْلِ عَلَى مَا تَرْضَاهُ وَ يَرْضَاهُ الرَّسُوْلُ مُحْكَمَةً فُرُوْعُهُ بِالأُصُوْلِ بِحَقِّ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ وَ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
- Bermalam Beralaskan Abu, Tim Terakhir Relawan MPA Masih Mencari Sisa Titik Api
- Bikin Warga Makin Nyaman, KUA Darma Bersolek Total, Ini Penampakannya Pasca Renovasi
- Pelajar SMPN 2 Kuningan Dibekali Literasi Digital Lewat Program JURAGAN PWI Kuningan
- Siap-siap Tilang! Operasi Patuh Lodaya 2026 di Kuningan Incar Pemotor Knalpot Brong hingga Pengendara Lawan Arus
- Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar Temui Massa Pro-Kontra MBG, Ini yang Disampaikan
(Allâhummaj’al shiyâmî fîhi bisysyukri wal qabûli ‘alâ mâ tardhâh Wayardlâhurrasûlu muhkamatan furû’uhu bil ushuli bihaqqi sayyidinâ muhammadin wa âlihit Al-Thâhirîn wal hamdu lillahi rabbil’âlamin)
Artinya: “Ya Allah, terimalah puasaku di bulan ini dengan rasa syukur. Jadikanlah puasaku ini mendatangkan keridhaan-Mu dan keridhaan para Rasul-Mu. Engkau kuatkanlah furu (cabang-cabang)-nya dan ushul (pokok-pokok)-nya. Demi kebenaran junjungan kami Muhammad saw beserta keluarganya yang suci. Segala puji bagi-Mu ya Allah, Tuhan semesta alam.”
Doa ini mengandung makna mendalam, yakni permohonan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT dengan penuh syukur. Selain itu, doa ini juga menegaskan pentingnya keselarasan antara amal dan keimanan, baik dalam aspek furu’ (cabang) maupun ushul (pokok), sehingga kehidupan seorang Muslim tetap berada dalam jalan yang diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya.
Di penghujung Ramadhan, doa ini menjadi refleksi bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan menjaga nilai-nilai yang telah diperoleh selama bulan suci. Dengan harapan, segala ibadah yang dilakukan diterima dan membawa keberkahan dalam kehidupan ke depan.
Meskipun Ramadhan berakhir, semangat ketakwaan dan amal ibadah harus tetap terjaga. Mari jadikan bulan suci ini sebagai momentum perbaikan diri dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.
Dengan doa dan harapan terbaik, umat Islam di seluruh dunia menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan hati yang bersih dan penuh syukur, siap untuk kembali ke fitrah dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang telah dipupuk sepanjang bulan Ramadhan. (Nars)
