

KUNINGAN – Di tengah sorotan publik terhadap latar belakang anggota legislatif, data pendidikan 50 anggota DPRD Kabupaten Kuningan kini terungkap. Data ini memberikan gambaran profil wakil rakyat di tingkat lokal, menyusul temuan serupa terhadap anggota DPR RI.
Berdasarkan data yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada DCT Pemilu 2024, komposisi pendidikan anggota DPRD Kuningan menunjukkan beragam latar belakang.
- Anggaran Agenda Hari Jadi Kuningan non- APBD, “Tapi Boong” ?
- Digandrungi Emak-emak Kadugede Kuningan, Tina Wiryawati Dorong Penguatan Ekonomi Keluarga
- Kunjungi Blok Bangong, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Janji Terjunkan Alat Berat Normalisasi Sungai
- Ratusan Kader PDIP Kuningan Siap Geruduk Surabaya Kawal Final Soekarno Cup
- Mayoritas BUMD Jabar Sakit dan Merugi, Tina Wiryawati Sebut Bakal Ada Perampingan Lewat Holding Sangga Buana
Mayoritas dari mereka memiliki pendidikan tinggi, namun tidak sedikit juga yang merupakan lulusan sekolah menengah.
Berikut rincian lengkap latar belakang pendidikan 50 anggota DPRD Kuningan:
- Sarjana (S1): sebanyak 23 orang
– Lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sederajat: 16 orang
– Magister (S2): 8 orang
– Doktor (S3): 1 orang
– Diploma 3 (D3): 1 orang
- Tidak Mencantumkan: 1 orang
Dari data ini terlihat bahwa meskipun sebagian besar anggota dewan memiliki pendidikan sarjana, DPRD Kuningan juga diisi oleh wakil rakyat dengan ijazah setingkat SMA, termasuk lulusan pendidikan kesetaraan atau Paket C.
Dengan 23 orang bergelar sarjana, 8 orang magister, dan 1 orang doktor, profil akademis anggota dewan Kuningan tergolong kuat.
Sementara itu, dari data terhimpun, 50 anggota DPRD Kuningan ini berasal dari 8 Partai Politik, yakni PKB, Gerindra, PDIP, Golkar, PKS, PAN, PPP dan Demokrat. Kedelapan Parpol yang punya kursi di DPRD Kuningan ini membentuk 6 Fraksi, yakni Fraksi PKB, Fraksi Gerindra, Fraksi PDIP, Fraksi Golkar, Fraksi Persatuan Pembangunan Demokrat dan Fraksi Amanat Restorasi. (Nars)



