

KUNINGAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kuningan memperingati Hari Tani Nasional 2025 dengan menyoroti peran strategis para petani sebagai “pahlawan pangan” di garda terdepan.
Ketua DPC PDIP Kuningan, Nuzul Rachdy, mengungkapkan pentingnya pengakuan terhadap jasa-jasa petani dalam menjaga ketahanan pangan negara.
- Miniatur Lembur Pakuan KDM Hadir di Kuningan, Warga Jagara Sulap Gerbang Desa dengan Nuansa Tradisional
- Dramatis! Menang Adu Penalti Atas Sindangagung, Garawangi Segel Tiket 8 Besar Bupati Cup 2026
- Geliat Ekonomi Kreatif di Pesona Sunset Sore Taman Desa Jagara Kuningan
- Sensasi Kopi Embun Senja Berwarna Merah Putih Ramaikan Perayaan Kemerdekaan di Glamping Embun Sangga Langit Kuningan
- Sawah Lope Kuningan Manjakan Wisatawan dengan Waterboom Mini, Main Air Sepuasnya Cuma Rp 5 Ribu
“Jika guru kita kenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, kami ingin menempatkan petani pada posisi yang sama. Mereka adalah pahlawan terdepan yang memastikan kita bisa hidup dari hasil kerja mereka,” ujar Zul, sapaannya, saat ditemui pada Senin (28/9/2025).
Nuzul menambahkan bahwa peringatan Hari Tani ini menjadi momentum bagi partainya untuk mendengarkan langsung berbagai keluhan yang dihadapi oleh para petani di Kuningan.
Berdasarkan aspirasi yang diserap, masalah utama yang kerap muncul adalah terkait infrastruktur pengairan, tata niaga pupuk yang belum merata, serta harga panen yang tidak stabil.
Menanggapi permasalahan tersebut, Nuzul menyatakan PDIP akan terus mendorong pemerintah daerah dan pusat untuk melakukan perbaikan signifikan. Ia berharap, kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi solusi optimal dalam mengatasi masalah distribusi pupuk.
“Kami mendorong agar tata niaga pupuk bisa dioptimalkan hingga ke desa-desa. Selain itu, kami juga berupaya mengendalikan harga hasil panen agar petani tidak lagi merugi,” tandas Zul. (Nars)



