KUNINGAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan kembali terus gencar melakukan penanganan kasus korupsi di salah satu bank pemerintah. Hari ini, Selasa (21/10/2025), Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) secara resmi menetapkan dan langsung menahan tiga tersangka baru berinisial M.Y, M.F, dan I.P.
Ketiganya terseret dalam pusaran dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang merupakan pengembangan dari kasus korupsi yang sebelumnya menjerat tersangka R.M.P.
- Tak Hanya Peduli Gunung, KTH Paguyuban Silihwangi Majakuning Bersihkan Eceng Gondok Waduk Darma
- Tunjangan DPRD Kuningan Dipangkas demi Efisiensi Anggaran, Sekwan: Tidak Ada Ruang Gelap
- Segini Besaran Tunjangan Perumahan dan Transportasi DPRD Kuningan Berdasarkan Kajian KJPP
- Buka Bukaan Tunjangan DPRD Kuningan, Sekwan Dorong Transparansi di Tengah Tuntutan Efisiensi Fiskal Daerah
- Ujang Kosasih “Bintang Lima” Pimpin PKB Kuningan Lagi, Sekjen Baru Aras Rasdi Usia 35 Tahun
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kuningan, Brian Kukuh Mediarto, mengonfirmasi bahwa penangkapan ini adalah hasil dari pengembangan penyidikan yang mendalam. “Penetapan tiga tersangka baru ini adalah hasil pengembangan dari tersangka sebelumnya, R.M.P,” ujar Brian dalam keterangan resminya.
Menurut Brian, modus operandi yang digunakan para tersangka adalah dengan menyediakan “rekening penampung” Ketiga tersangka ini diduga kuat memberikan fasilitas berupa rekening bank mereka untuk menyembunyikan dan menyamarkan uang hasil korupsi yang dilakukan oleh tersangka utama, R.M.P.
“Para tersangka secara aktif bekerja sama dengan R.M.P untuk mentransfer dana ke berbagai rekening, baik rekening mereka sendiri maupun rekening orang lain, dengan tujuan agar jejak uang haram tersebut sulit dilacak,” jelas Brian.
Pihaknya menemukan bukti bahwa setiap kali para tersangka menyediakan rekeningnya, mereka mendapatkan imbalan atau keuntungan dari R.M.P. Berdasarkan alat bukti yang cukup, termasuk pola transfer dana secara masif, penyidik menyimpulkan adanya niat jahat (mens rea) dari M.Y, M.F, dan I.P untuk bersama-sama melakukan tindak pidana pencucian uang.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis Mereka dikenakan Pasal 3, Pasal 4, atau Pasal 5 dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, juncto Pasal 55 Ayat (1) KUHP tentang penyertaan dalam tindak pidana.
“Guna memperlancar proses penyidikan lebih lanjut, ketiga tersangka langsung kami tahan di Lapas Kelas IIA Kuningan untuk 20 hari ke depan,” pungkas Brian. (Nars)














