KUNINGAN – Aksi pencurian sepeda motor di Perumahan Korpri Cigintung, Kabupaten Kuningan, yang terekam CCTV pada Senin (20/10/2025) dini hari, menyisakan keresahan bagi warga.
Empat pelaku yang beraksi menggunakan dua sepeda motor terekam jelas menggasak dua unit motor milik warga Blok C Jalan Srikaya sekitar pukul 03.00 WIB.
- Heboh Isu RTRW Kuningan ‘Dipesan’ Investor, Pejabat Dinas PUTR Buka Suara
- Sejalan dengan Pegiat Lingkungan, Mang Ewo Ingatkan Pemkab Kuningan Jangan Korbankan Zona Konservasi
- Ketua DPRD Kuningan Tegaskan Revisi RTRW Harus Seimbangkan Pariwisata dan Konservasi
- Kuningan Belum Miliki Bangunan SR, Puluhan Siswa Kurang Mampu Terpaksa Sekolah di Cirebon
- Ironi Gunung Mayana: Di Balik Viral Wisata Sunset, Warga Dihantui Krisis Mata Air
Yana, seorang penjaga rumah yang juga pegawai salah satu korban, saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa (21/10/2025), menceritakan detik-detik saat ia menyadari pencurian tersebut.
Ia mengaku baru mengetahui peristiwa itu ketika terbangun sebelum subuh untuk memulai aktivitas rutinnya.”Saya bangun sebelum subuh, kaget melihat motor milik bos saya (jenis Honda Beat) yang diparkir di teras sudah tidak ada,” ujar Yana.
Ia baru menyadari kejadian ini menimpa dua rumah sekaligus, setelah melihat tetangga tepat di depan rumahnya juga kehilangan satu unit motor (jenis Yamaha N-Max).
Menurut Yana, berdasarkan rekaman CCTV yang kini viral di kalangan warga Kuningan, para pelaku diduga beraksi sangat cepat saat para penghuni rumah sedang tertidur pulas.
“Di CCTV terlihat pelakunya empat orang, datang boncengan pakai dua motor. Pulangnya mereka jadi empat motor,” jelasnya.
Ia menambahkan, komplotan ini terbilang sangat nekat karena berani beraksi meski kendaraan sudah diamankan di dalam halaman rumah. “Ini jadi peringatan bagi kami semua untuk lebih waspada, padahal motor sudah dikunci dan di dalam halaman,” sebutnya.
Ia juga membenarkan bahwa para korban dari kedua rumah telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke pihak Kepolisian Resor Kuningan. Warga berharap rekaman CCTV dari tiga titik di perumahan dapat membantu pihak berwajib segera mengungkap dan menangkap komplotan tersebut. (Nars)














