

KUNINGAN – Guna meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mencegah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Perum Perhutani KPH Kuningan menggandeng komunitas motor cross menggelar kegiatan “Cipakem Charity Ride 2026”.
Acara ini diselenggarakan di Dusun Sinarmulya, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, pada hari Ahad (30/8/2026) lalu.Kegiatan yang merupakan rangkaian peringatan hari jadi ke-14 SKL Andi Jaya ini, dikemas dalam bentuk bakti sosial sekaligus patroli pengawasan hutan.
- Cipakem Charity Ride 2026 jadi Ajang Patroli Bersama Cegah Karhutla di Kawasan Perhutani
- Respons Arahan Gubernur KDM, Diskanak Pastikan Program Budidaya Ikan Dewa di Kuningan Sudah Berjalan
- Menjaga Genetik Sapi Pasundan di Kuningan: Tantangan Pakan Alami dan Upaya Mencegah ‘Stunting’ Ternak
- Mengenal Sapi Pasundan: Ikon Jawa Barat Asal Kuningan yang Kualitas Dagingnya Setara Wagyu
- Kemarau Landa Kuningan, Ratusan Ribu Liter Air Bersih Mengalir ke Pelosok
Bekerja sama dengan Gabungan Motor Cross Cipakem (GMCC), para peserta menggunakan kendaraan off-road roda dua untuk menyusuri sejumlah jalur di kawasan hutan RPH Cipakem dan BKPH Garawangi.
Perjalanan lintas alam komunitas ini secara khusus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memantau langsung kondisi kawasan dan mendeteksi sedini mungkin potensi titik api.
Wakil Administratur/KSPH Kuningan, Mukhlis, menjelaskan bahwa kegiatan ini pada mulanya hanyalah permohonan izin lintas komunitas di area hutan.
“Awalnya hanya izin lintas, namun sekalian saja kita adakan acara patroli bersama dalam rangka siaga Karhutla agar manfaat positifnya lebih banyak didapatkan,” ungkap Mukhlis saat mewakili Administratur Perhutani yang berhalangan hadir.
Menurutnya, pelibatan komunitas merupakan sinergi positif karena mereka kerap beraktivitas di sekitar hutan sehingga dapat menyuplai informasi secara cepat jika menemukan indikasi gangguan.Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari lintas instansi.
Hadir secara langsung Kapolres Kuningan, jajaran Polsek Lebakwangi, Koramil, Camat Maleber, hingga Kepala Desa Cipakem beserta jajarannya.
Ketua Umum GMCC, Didi Yatna, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya Perhutani KPH Kuningan, TNI, dan Kepolisian, yang telah mendukung dan memberikan izin kegiatan. Didi berharap kolaborasi antara komunitas, aparat, dan masyarakat ini dapat terus terjalin untuk menjaga keamanan dan kelestarian alam. (Nars)



