KUNINGAN – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kuningan menunjukkan kesigapan luar biasa saat berhasil menyelamatkan seorang balita berusia 16 bulan yang tangannya terjepit pintu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Gedung RSUD 45 Kuningan, Jalan Jenderal Sudirman, Senin (7/7/2025).
Insiden yang sempat membuat panik tersebut berakhir lega berkat respons cepat tim penyelamat.
- Masih Banyak Kendala Sistem Zonasi PMB di Jabar, Legislator Gerindra Minta Pendidikan Tidak Dijadikan Ajang Coba-Coba
- Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati: Program Sekolah Maung Bisa Sukses dengan Validitas Data Siswa
- Sentuhan Gotong Royong SPPG Bakom Sulap SDN 1 Sagarahiang Jadi Lebih Berwarna
- Ditanya Soal “Lobi” BPK demi Status WTP, Bupati Kuningan Kasih Jawaban Menohok
- Siasati Keterbatasan APBD, Bupati Dian Sebut BAZNAS Sebagai ‘Tangan Kiri’ Pemerintah yang Fleksibel
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan kronologi kejadian nahas ini. “Saat balita ini bersama ibunya sedang berada di depan pintu ATM BJB, ada orang keluar dari dalam ATM. Dan tiba-tiba jari tangan balita ini terjepit pintu ATM di luar kontrol ibunya,” terang Andri.
Balita malang tersebut, yang bersama ibunya, Aulia, sedang menjenguk kerabat di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kuningan itu, seketika menangis histeris. Beruntung, tangisan tersebut didengar oleh seorang petugas keamanan RSUD 45 Kuningan.
Petugas sekuriti bernama Rudiana langsung bertindak cepat menghubungi Call Center UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan untuk meminta bantuan. Tanpa membuang waktu, petugas Damkar segera meluncur ke lokasi kejadian.
Dengan cekatan, tim Damkar Kuningan berhasil melepaskan jepitan pintu ATM hanya dalam waktu lima menit. Upaya penyelamatan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti. Beruntung, jari balita tersebut hanya mengalami luka ringan akibat insiden ini, tanpa cedera serius. (Nars)














