Olahraga Kuningan Nasional

‎Dheva Anrimusthi Berhasil Hattrick di ASEAN Para Games Thailand‎‎

THAILAND – Dominasi atlet asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, kian tak terbendung di ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand. Kali ini, sorotan utama tertuju pada bintang para bulu tangkis, Dheva Anrimusthi, yang sukses mencatatkan hattrick medali emas.

‎‎Turun di klasifikasi SU5, Dheva menyapu bersih gelar juara dari tiga nomor berbeda: tunggal putra, ganda putra, dan beregu putra.‎‎Momen paling dramatis terjadi di partai final tunggal putra SU5, Ahad (25/1).

Dheva berhadapan dengan rival abadinya asal Malaysia, Cheah Liek Hou. Pertarungan sengit tersaji, namun Dheva tampil tenang dan taktis untuk mengunci kemenangan straight game dengan skor 21-19 dan 21-15. Kemenangan ini sekaligus menegaskan supremasi Dheva di kawasan Asia Tenggara.

‎‎Tak puas dengan satu emas, Dheva kembali mempecundangi wakil Malaysia di nomor ganda putra. Berpasangan dengan Hafizh Briliansyah, ia menang dua gim langsung sebelum akhirnya melengkapi koleksi emas ketiganya bersama tim beregu putra Indonesia.‎‎

Prestasi Dheva ini menjadi kado manis bagi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Kuningan. Pasalnya, atlet kelahiran Kuningan ini sempat dikabarkan akan memperkuat daerah lain.‎‎

Djoni Toat Muljadi Kembali Pimpin FOBI Jabar, Fokus Bidik Kesuksesan Porprov XV 2026

Ketua NPCI Kabupaten Kuningan, Wibawa Gumbira, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan memulangkan sang juara.‎‎ “Dheva adalah aset berharga Kuningan. Sempat ada kabar ia akan ke Tasikmalaya, tapi Alhamdulillah berkat pendekatan intensif pengurus, Dheva kembali membela tanah kelahirannya dan membuktikan kelasnya dengan tiga emas sekaligus,” ujar Kang Gugum, sapaannya.‎‎

Pesta emas kontingen Kuningan tidak hanya milik Dheva. Di lintasan atletik, srikandi Kuningan, Insan Nurhaida, tampil perkasa di nomor lari 400 meter putri klasifikasi T36. Ia melesat menjadi yang tercepat, mengasapi pelari tuan rumah Thailand dan memaksa lagu Indonesia Raya berkumandang di stadion atletik.‎‎

Sebelumnya, keran medali emas Kuningan telah dibuka oleh lifter asal Desa Ciherang, Hilman. Bertanding di nomor Para Powerlifting Men’s 54kg, Hilman melakukan angkatan fenomenal seberat 167 kilogram—lebih dari tiga kali lipat berat badannya sendiri. Angkatan tersebut tak mampu dikejar oleh para pesaingnya dari Vietnam, Filipina, maupun Timor Leste.

‎‎”Total lima emas dari atlet Kuningan (3 dari Dheva, 1 Insan, 1 Hilman) ini adalah bukti pembinaan kita berjalan. Mereka bukan hanya juara, tapi inspirasi bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk mengharumkan nama bangsa,” sebut Gugum. (Nars)

Persib Bandung Raih 3 Poin Atas PSIM, Tinggalkan Borneo FC di Puncak Klasemen

× Advertisement
× Advertisement