Beranda / Pemerintahan / Dilantik PJ Sekda, Wahyu Hidayah Siap Tuntaskan PR dari Bupati Kuningan ‎‎

Dilantik PJ Sekda, Wahyu Hidayah Siap Tuntaskan PR dari Bupati Kuningan ‎‎

KUNINGANBupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Wahyu Hidayah sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Senin (25/8/2025). Wahyu Hidayah menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan dan menyatakan siap mengemban tugas berat untuk menunjang kinerja Bupati dan Wakil Bupati.‎‎

“Ini tugas yang saya anggap berat, dan Insya Allah saya akan lakukan semaksimal mungkin untuk menunjang kinerja Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati,” ujar Wahyu Hidayah setelah pelantikan di lapangan kantor Sekretariat Daerah, Senin (25/8/2025).

Ia berkomitmen untuk melakukan yang terbaik demi Kuningan.‎‎Wahyu mengakui banyak prioritas yang telah disampaikan Bupati, termasuk masalah keuangan, SDM, pembangunan infrastruktur, dan penanganan sampah.

Ia juga menyinggung rangkaian Hari Jadi Kuningan yang sedang berlangsung dan berharap semua bisa berjalan lancar dan sukses.

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Hidayah menekankan pentingnya peran media. Menurutnya, pembangunan dan media adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Ia mengajak awak media untuk bersama-sama membantu mencitrakan dan membranding Kuningan agar pembangunannya “melesat”.

‎‎Mengenai jabatannya sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Wahyu Hidayah menjelaskan bahwa ia masih mengemban tugas ganda. “Penugasan saya dua ya. Penugasan utama di Pj Sekda, kemudian penugasan ya sama-sama utama,” tambahnya. Ia berencana membagi waktu antara kedua tugas tersebut.‎‎

Sementara itu, Bupati Dian Rachmat Yanuar dalam sambutannya mengungkapkan empat pekerjaan rumah besar bagi Pj Sekda baru. Pertama, terkait pengelolaan keuangan daerah, khususnya menuntaskan utang dan menghindari gagal bayar.

Ia optimis APBD akan sehat pada akhir tahun.‎‎Kedua, penataan birokrasi. Bupati berharap Wahyu Hidayah dapat membantunya membangun birokrasi yang profesional dan memiliki integritas. Ketiga, masalah sampah yang menjadi isu krusial.

Bupati meminta masalah ini tidak disepelekan karena akan berdampak pada citra Kuningan sebagai destinasi wisata.‎‎Terakhir, soal infrastruktur. Bupati Dian mengakui masih banyak ruas jalan yang perlu perbaikan.

Ia meminta masyarakat bersabar karena akan ada perbaikan 117 ruas jalan sebagai kado Hari Kelahiran Kuningan pada September mendatang. (Nars)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *