

KUNINGAN – Warga Desa Kutamandakan, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan pada Selasa (26/8/2025) mendadak digemparkan dengan penemuan seekor macan tutul yang bersembunyi di dalam gudang balai desa. Penampakan langka ini menarik perhatian ratusan warga yang berbondong-bondong datang ke lokasi.
- Kebakaran Rumah Makan Ali Action di Taman Kota Kuningan Padam Cepat karena Kesigapan Petugas
- Tiga Macan Tutul Terekam Kamera Trap di Ciremai, Bagaimana Nasib Slamet Ramadhan?
- Cegah Karhutla Meluas, BTNGC Terbangkan Drone Tiap Jam dan Tutup Jalur Pendakian Ciremai
- Cegah Kenakalan Remaja dan Bullying, Anggota DPRD Jabar Tina Wiryawati Gagas Program Edukasi Interaktif Pelajar di Kuningan
- Siapkan Generasi Emas 2045, Bakesbangpol Jabar Tanamkan Karakter ‘Ngabela Nagara’ pada Pemuda Kuningan
Berdasarkan laporan yang beredar, macan tutul tersebut ditemukan pada Selasa, 26 Agustus 2025. Video yang merekam momen ini dengan cepat menjadi viral di media sosial, menunjukkan macan tutul itu dalam posisi duduk, seolah-olah berusaha bersembunyi dari keramaian di luar.
Warga yang menemukan pertama kali Si Macan mencoba mengarahkan senter ke arah macan untuk bisa melihatnya dengan lebih jelas. Nampak dengan jelas motif pada kulit Macan Tutul ini yang bersembunyi di antara tumpukan kursi.
Merespons laporan tersebut, tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Barat Wilayah Cirebon segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi. Kepala BKSDA, Slamet Priambada, mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.


Sementara itu, sejumlah petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kuningan juga dikerahkan ke lokasi untuk membantu upaya penanganan. Situasi di sekitar balai desa menjadi ramai dan dijaga ketat oleh petugas keamanan demi keselamatan warga dan hewan itu sendiri.
Sebelumnya, diketahui sejumlah puluhan kambing milik warga di Desa Tundagan, Desa Cikondang dan Hantara mati bergelimpangan diduga dimangsa hewan buas. Setelah ditelusuri petugas, diduga kuat kambing milik warga tersebut dimangsa macan tutul. (Nars)



