KUNINGAN – Hujan lebat selama delapan jam pada Ahad (24/8/2025) malam menyebabkan tebing di belakang rumah Nani (55) di Desa Pasayangan, Kecamatan Lebakwangi, longsor. Kejadian ini merusak bagian dapur rumahnya dan membuat dindingnya jebol.
- Malam Ini, Warga Muhammadiyah Kuningan Gelar Salat Tarawih Perdana: Berikut Daftar Lokasi Masjidnya
- Sambut Tahun Kuda Api, Atraksi Barongsai Pukau Tamu The Icon Kuningan
- Setahun Memimpin di Tengah Fiskal Terseok, Duet Dian-Tuti Sukses Bikin Ekonomi Kuningan Melesat Tertinggi se-Pulau Jawa
- Tahun Baru Imlek 2026, The Icon dan Embun Sang’ga Langit Hadirkan Atraksi Barongsai dan Diskon Kamar dan Kuliner – Jangan Lewatkan!
- Musim Hujan, Warga Cikondang “Menabung Air” Lewat Revitalisasi Blok Cirangkong
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pada Senin (25/8/2025).
Tebing yang longsor memiliki panjang 5 meter dan tinggi 6 meter, menggerus halaman belakang rumah yang berjarak hanya 2,5 meter dari aliran Sungai Cilaku.
Indra menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, longsor mengakibatkan dinding dapur rumah Ibu Nani, yang dihuni oleh lima jiwa, jebol dan terancam ambruk.”Kami sudah menerjunkan tim asesmen dan memberikan bantuan logistik darurat kepada keluarga korban,” ujar IBE, sapaannya.
Upaya penanganan darurat juga telah dikoordinasikan dengan aparat desa, TNI, dan Polri.Indra menambahkan, saat ini kondisi di lokasi longsor dilaporkan cerah berawan, namun keluarga korban Nani masih menempati rumahnya.
Kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini adalah pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan material bangunan untuk perbaikan rumah.”Langkah selanjutnya akan kami koordinasikan dengan pihak desa dan pihak terkait lainnya untuk penanganan lebih lanjut,” pungkas Indra. (Nars)


