KUNINGAN – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kuningan resmi memiliki kepengurusan baru usai menggelar pelantikan di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Kuningan, Sabtu (24/1/2026).
Mengusung tema “Meneguhkan Nilai Keislaman dan Keindonesiaan dalam Mewujudkan Kepemimpinan HMI yang Progresif dan Berintegritas”, agenda ini menjadi saat yang tepat untuk mahasiswa agar kembali menata arah gerakannya.
- Progres Penyelesaian TGR Disdikbud Kuningan, Elon: Rp1,07 Miliar Uang Negara Sudah Dikembalikan
- Berbeda dengan Komisi IV, Rana Suparman Blak-blakan Benarkan Ada Dua Versi Angka LHP BPK
- Viral Kecelakaan Kuningan Hari Ini: Mobil Terbalik di Karangkancana, Mantan Camat Jadi Korban
- Kenang Jasa Guru dan Orangtua, Demonstran HMI Kuningan Tak Kuat Tahan Air Mata, Sebut Anggaran Pendidikan Selalu Jadi Bancakan
- Ditanya Transparansi Pengawasan Temuan BPK di Disdikbud, Ini Jawaban Wakil Ketua DPRD Kuningan Ujang Kosasih
Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, U Kusmana. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa tantangan zaman menuntut kader HMI untuk memiliki keseimbangan kecerdasan yang paripurna, bukan sekadar tajam secara akademis.
“Berharap (mahasiswa) tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi cerdas emosional, cerdas spiritual, dan cerdas sosial,” ujar U Kusmana.
Lebih lanjut, Sekda menyambut baik semangat tema yang diusung, terutama terkait kepemimpinan yang berintegritas. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuningan membuka diri untuk berkolaborasi dan tidak menutup telinga terhadap masukan dari mahasiswa sebagai mitra strategis.
“Kami membuka pemerintah daerah ini untuk bermitra, bekerja sama, bagaimana untuk membangun Kuningan bersama-sama. Kita tidak anti kritik,” tegasnya.
Kendati demikian, U Kusmana mengingatkan agar fungsi kontrol sosial tersebut dijalankan dengan cara-cara yang elegan. Kritik yang disampaikan diharapkan bukan sekadar luapan emosi, melainkan gagasan yang membangun demi kemajuan daerah.
“Tapi dengan masukan-masukan yang konstruktif tentunya, masukan-masukan yang solutif, masukan-masukan yang tentunya bisa menjadi lebih baik lagi Kuningan,” tandas Uu. (Nars)
























